20 Warga Manufui Dilatih Buat Meubeler

oleh -1.6K views

Manufui, Fakta TTS-Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) memberikan pelatihan pertukangan kayu/meubeler bagi 20 orang warga desa Manufui kecamatan Santian yang tergabung dalam kelompok usaha Putera Perkas. Pelatihan berlangsung dari tanggal 4 Oktober 2017 sampai dengan 17 November 2017 lalu.

Perwakilan Dinas PPK & UMKM kabupaten TTS, Daniel Natty dan Nongky Tafuli, SH dihadapan warga pada penutupan kegiatan mengatakan Pelatihan tersebut bertujuan melatih pemuda desa untuk mempunyai keahlian di bidang meubeler dan menciptakan pengusaha-pengusaha baru pengusaha kecil di desa. Program Pelatihan Pertukangan Kayu/Meubeler yang diselenggarakan tersebut merupakan program rutin setiap tahun oleh Dinas PPK & UMKM Kabupaten TTS .

“Tahun ini, Kelompok Meubeler Putra Perkasa, desa Manufui, Kecamatan Santian, Kabupaten TTS menjadi salah satu penerima program pelatihan pertukangan/ Meubeler. Pelatihan ini dikuti oleh 20 peserta, diselenggarakan dari pagi sampai sore dan di latih oleh Bertolens Mantolas. Semua keperluan pelatihan seperti mesin peralatan, assesoris, bahan baku, bahan penolong dan finishing disediakan oleh Dinas PPK & UMKM Kab. TTS, kecuali listrik yang diswadaya oleh peserta,”kata Netty.

Ruba Banunaek, anggota DPRD TTS asal Amanatun mewakili masyarakat setempat menyampaikan terima kasih kepada Dinas PPK & UMKM Kab.TTS, terkhususnya Bapak Daniel Natty dan Nongky Tafuli, SH dan Bertolens Mantolas yang sudah bersedia datang dan melatih saudara-saudara di Manufui.

Ia berharap kiranya dengan adanya pelatihan ini menjadi sarana pemanfaatan sumber daya kayu lokal sehingga memiliki nilai ekonomis.

Terimakasih juga disampaikan ketua Kelompok Meubeler Putra Perkasa. “pelatihan ini bisa terlaksana sesuai permintaan masyarakat pada saat Bapak Ruba Banunaek  melakukan kunjungan reses pada tahun 2016 yang lalu dan juga usulan dalam Musrembang,”katanya.

Salah satu peserta, Yusak Kamlasi juga menyampaikan harapan agar kedepan desa mereka juga mendapatkan pelatihan serupa, seperti Pelatihan Menjahit, Pelatihan Menenun dan Pelatihan Perbengkelan. (win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *