Lahan Sawah 1.000 Ha di Bena Ditanami Jagung Untuk Sukseskan  ‘Tanam Jagung Panen Sapi’

oleh -564 views
Bena, fakta-tts.com – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Egusem Piether ‘Eppy Tahun,ST,MM, Jumat pekan kemarin beserta forkopimda, pejabat OPD dan ASN menanam Jagung di hamparan sawah Bena seluas 1.000 Hektare (ha).
Kegiatan itu dilakukan dalam rangka mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah provinsi NTT, “Tanam Jagung Panen Sapi” (TJPS). Sasaran Program ini dari hasil tanam Jagung warga bisa membeli Sapi untuk peningkatan kesejahteraan keluarga.
Luasan 1.000 ha lahan tersebut terdapat di desa Linamnutu 250 ha dan di Bena 750 Ha.
Hamparan sawah tersebut kali ini ditanami Jagung bukan padi karena di musim tanam II ini kata bupati Eppy Tahun, area tersebut tidak mendukung untuk ditanami padi karena kendala air.
“Hari ini kita lakukan penanaman jagung didataran sawah Bena, karena dimusim tanam dua air tidak mencukupi maka bukan padi yang ditanam tetapi jagung yang ditanam,”Kata Bupati Tahun dan Camat Amanuban Selatan Johanis Asbanu ketika diwawancarai wartawan disela-sela kegiatan tanam jagung, Jumat (24/7/2020).
Untuk mensukseskan program tersebut, kata bupati Eppy Tahun bibit, pupuk dan peralatan semua disediakan oleh Pemerintah Provinsi NTT.
Pemda TTS hanya menyiapkan lahan dan melakukan penanaman sebagai dukungan untuk sukseskan program TJPS tersebut.
Dari target 1.000 ha lahan yang disiapkan tersebut, bupati  Eppy menjelaskan sudah 70 Ha yang ditanam, dan penanaman pada Jumat (24/7) ditargetkan mencapai 100 Ha sehingga total lahan sawah yang digunakan untuk tanam jagung dimusim tanam dua ini sudah mencapai 170 Ha.
Sisa lahan yang belum ditanam seluas 830 Ha akan terus dilakukan karena direncanakan pertengahan Agustus semua lahan dari 100 Ha tersebut sudah ditanam, karena bantuan bibit, pupuk dan peralatan sudah didistribusikan kepada ke TTS.
“Karena semua ASN turun untuk tanam dan target hari ini mencapai 100 Ha, sehingga Minggu depan kami datang tanam lagi dan rencannya Minggu depan kami tidur agar mempercepat penanaman tersebut,”katanya.
Menyangkut ketersediaan air bupati Eppy Tahun menjelaskan, ada kali yang akan diempang menuju dataran sawah yang digunakan untuk tanam Jagung. Karena lahan tersebut hanya digunakan sekali dalam setahun untuk tanam padi, maka musim tanam dua ini gunakan lahan untuk sukseskan TJPS yang adalah program Gubernur NTT.
Menurutnya, meski debit air berkurang sehingga lahan sawah itu hanya digunakan sekali dalam setahun, tetapi kebutuhan air untuk jagung tidak terlalu banyak. Sebab padi yang banyak gunakan air sementara jagung tidak, oleh karena itu, dirinya sudah menerima surat dari masyarakat Amanuban Selatan untuk membantu pengadaan alat berat yang digunakan untuk mengempang air kali menuju lahan yang digunakan untuk tanam jagung ini.
Camat Amanuban Selatan, Johanis Asbanu berterima kasih kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang sudah memilih Desa Bena untuk menerapkan program tersebut yang dengan tidak sengaja membangkitkan dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.
“Atas nama masyarakat Kecamatan Amanuban Selatan menyampaikan terimakasih kepada Pak Gubernur NTT yang sudah memilih wilayah kami sebagai desa penerima program TJPS,”ujarnya.
Khusus untuk kebutuhan air, Johanis mengaku debitnya sudah menurun akan tetapi, pihaknya sudah minta pemerintah untuk pengadaan alat berat digunakan untuk mengempang air kali di titik Hausunaf Kali Noemina membantu suplai air di desa Bena, karena setiap tahun titik tersebut diempang untuk mengairi wilayahnya.
Johanis Asbanu optimis program tersebut akan berhasil dan suskes. Sebab, melalui empangan air akan mengairi semua lahan yang digunakan dan kebutuhan air untuk jagung tidak sebanding kebutuhan air untuk padi.
“Pemdes Bena siapkan anggaran 10 juta untuk operasional empang air. Sedangkan Maslaah ternak kami optimis akan aman karena sudah meminta kepada semua pihak, termasuk kepala desa, P3A agar siang ternak wajib digembalakan dan malam wajib dikandangkan,”katanya.
Camat Asbanu juga menyampaikan terimakasih kepada Bupati TTS yang turun langsung bersama ASN dari semua OPD di TTS untuk melakukan penanaman. Bantuan bibit, pupuk dan peralatan dari Gubernur NTT tetapi penanaman oleh Pemda TTS sehingga saya atas nama masyarakat menyampaikan terimakasih. (Sob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *