Nelayan TTS Dapat Bantuan Alat Tangkap, Semmy Banunaek : “Nelayan Juga Butuh TPI”

oleh -2.5K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Kelompok nelayan di wilayah selatan kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi NTT tahun ini mendapat bantuan peralatan tangkap ikan dari kementerian kelautan dan perikanan.
Kepala seksi pemberdayaan kelompok dinas perikanan kabupaten TTS, Semmy Banunaek, Sabtu (18/1/2020) menyampaikan ada empat paket bantuan alat tangkap berupa Bodi sampan, mesin dan  jaring atau pukat yang siap disalurkan bagi empat kelompok nelayan yang sudah dikukuhkan.
“Perkelompok satu paket, ini untuk kelompok yang sudah dikukuhkan namun belum pernah dapat bantuan serupa,”kata Semmy.
Bantuan tersebut diberikan untuk menunjang operasional penangkapan ikan bagi nelayan yang selanjutnya juga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat.
Semmy mengakui kalau sejauh ini bantuan alat tangkap yang diperoleh nelayan di kabupaten TTS hanya bisa menunjang aktifitas penangkapan di tepi laut atau perairan dangkal. Untuk alat tangkap yang bisa memungkinkan nelayan beroperasi di laut dalam maka dibutuhkan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) atau tempat labuh nelayan yang lebih layak. Jika TPI sudah tersedia maka baru bisa diupayakan peralatan tangkap berkapasitas lebih besar dan lengkap agar nelayan bisa berlayar mencari ikan jauh ke laut dalam.
Jika peralatan tangkap sudah menunjang maka tambah Semmy bisa dipastikan produksi hasil tangkap nelayan akan meningkat dan pemasarannya pun akan lebih luas sehingga dengan demikian dapat menunjang ekonomi nelayan dan memenuhi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat kabupaten TTS.
Sejauh ini jangkauan tangkap dan kemampuan nelayan dalam beraktifitas masih terbatas sehingga hal itu berpengaruh pada hasil tangkap.
“dalam setahun hanya enam bulan masa waktu bagi nelayan untuk bisa turun laut, ini karena peralatan yang ada belum memadai. Mereka hanya bisa tangkap di tepi laut, air dangkal karena cuaca dan itu pengaruhnya ke hasil tangkap. Kalau peralatan sarana prasarananya sudah bagus pasti produksi ikan juga akan naik. Manfaatnya bukan hanya nelayan tapi pedagang dan masyarakat juga,”katanya.
Dikatakan pihaknya sudah mewacanakan pembangunan TPI di desa Bitan kecamatan Kolbano karena usulan pembangunan TPI tersebut sudah disetujui kementerian kelautan.
Pihaknya juga berharap ada dana pendampingan dari APBD kabupaten TTS agar jumlah kelompok yang mendapat bantuan bisa bertambah dan juga diperlukan untuk pelatihan keterampilan dan pengetahuan nelayan soal penangkapan ikan yang lebih baik.
“Nelayan butuh tempat pendaratan ikan yang layak. di Bitan sudah di ajukan ke pusat dan sudah dijawab. Kalau sarana prasarana sudah bagus, keterampilan dan pengetahuan nelayan juga perlu ditingkatkan. Kita harus kasih pelatihan-pelatihan. Kita butuh dana pendampingan dari APBD agar bisa banyak kelompok yang kita bantu dan untuk pelatihan nelayan itu,”katanya.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *