Pasar-Pasar Desa di TTS Ditutup Mulai Senin, Kecuali Pasar Inpres

oleh -4K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Pemerintah kabupaten (pemkab) Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengambil langkah strategis baru dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona di kabupaten TTS.

Setelah melakukan himbauan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan dan membatasi aktifitas dan interaksi sosial, Penyemprotan cairan disinfektan di titik keramaian dalam kota dan pelintas masuk di batas kabupaten kini langkah berikut yang diambil untuk menangkal penyebaran virus Corona adalah penutupan pasar-pasar di kecamatan dan desa.
Penutupan pasar tradisional di wilayah desa ini telah diumumkan pemkab TTS melalui pengumuman yang dikeluarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bernomor : 33.01.01/174/2020 tentang penutupan sementara pasar desa/tradisonal tertanggal 24 Maret 2020.
Dalam pengumuman yang diterima fakta-tts.com dari Kepala Bapenda kabupaten TTS, Ab Anie, Selasa (24/3/2020) malam, dijelaskan bahwa penutupan pasar desa/tradisional tersebut akan dimulai Senin 30 Maret 2020. Penutupan dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Pembukaan kembali pasar-pasar tersebut akan melihat  situasi dan kondisi daerah yang dianggap aman oleh pemerintah terkait ancaman virus Corona.
Para camat dan kepala desa se-kabupaten TTS yang di wilayahnya ada pasar diwajibkan menindaklanjuti isi pengumuman tersebut.
Kepala Bapenda Aba Anie mengatakan penutupan hanya untuk pasar desa tidak termasuk Pasar inpres SoE. “Pasar inpres SoE tidak tutup hanya pasar  mingguan di desa saja,”katanya. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *