Ini Alasan Penjual Adelina Sau, Kabur Dari Pengadilan

oleh -2.8K views
Kota SoE, Fakta TTS-Martinus Nenobota alias Tinus (46) di desa Nunukniti Rt.04 Rw.10 Kecamatan Fatmollo kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melarikan diri dari kantor Pengadilan Negeri (PN) SoE 30 Juli 2018, saat akan diperiksa dalam sidang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Adelina Sau (almarhuma) warga desa Abi kecamatan Oenino dengan tersangka Syarifudin.
Tinus baru ditangkap aparat polres TTS pada 15 Agustus 2018 sekitar pukul 05.00 wita di kampungnya desa Nunukniti kecamatan Fautmolo.
Kenapa Tinus nekat kabur dari PN SoE?, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus tersebut, Martin Eko Prayitno, menyampaikan dugaan sebabnya kepada Fakta TTS, Kamis (16/8/2018) di kantor Kejari TTS.
“saat itu dia sementara menunggu untuk memberikan keterangan sebagai saksi untuk tersangka Syarifudin, tiba-tiba hakim lewat dan tanya saya, saksinya mana, saya bilang ini saksinya (sambil tunjuk Martinus Nenobota), lalu pak hakim bilang saksi ini mestinya tersangka karena dia yang ambil korban dan serahkan ke Syarifudin,”jelas Martin.
Martin menduga, karena mendengar ucapan hakim itu maka diduga Martinus takut sehingga melarikan diri sebelum memberikan keterangan dalam sidang.
Martin menambahkan pihaknya sudah menyampaikan kepada penyidik untuk menetapkan Tinus Nenobota sebagai tersangka karena dari kronologi kasus dalam BAP tersangka Syarifudin, Tinus berperan merekrut dan menjual Adelina Sau ke Syarifudin baru Syarifudin yang mengirimnya korban ke Malaysia.
“dia (Martinus) bantah kalau dia terima uang dari Syarifudin saat serahkan korban, tapi Syarifudin bilang Martinus terima Rp 3 juta dari dirinya saat serahkan Adelina. uang itu diterima Martinus di rumah Syarifudin di Kupang,”katanya.
Kasus penjualan Adelina tersebut kata Martin Eko menyeret lima orang pelaku. salah satu pelaku, majikan Adelina di Malaysia telah di vonis penjara oleh hakim. (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *