Kasus Landscape, Kapolres TTS: “Jangan Gantung kasus, Lalu Orang Dijadikan ATM”

oleh -3.5K views

Kota SoE,Fakta TTS-Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS), AKBP Totok Mulyanto,DS,S.IK menjamin polisi akan menuntaskan proses hukum kasus dugaan korupsi dana pembangunan landscape dan jalan di kantor bupati TTS tahun 2013 sebesar Rp 3,4 miliar yang proses penyelidikannya dimulai tahun 2015 lalu.

Kepada wartawan usai mengikuti upacara pengibaran bendera dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 di lapangan Puspenmas SoE, Jumat (17/8/2018), Kapolres Totok mengakui kalau proses hukum kasus itu sudah berlangsung bertahun-tahun namun tersendat-sendat.
Ia mengatakan kasus itu kini dilanjutkan prosesnya setelah terhenti beberapa lama. saat ini penyidik masih menanti hasil penghitungan kerugian negara dari BPKP NTT. “prosesnya memang sempat macet, kita flasback untuk pastikan macetnya dimana, kenapa macet dan sekarang kita lanjut, tinggal menunggu hasil dari BPKP untuk kita gelar kasus dan tetapkan tersangkanya,”kata kapolres Totok.
Dibawah kepemimpinannya sebagai Kapolres TTS, Totok Mulyanto mengatakan akan berupaya agar kasus tersebut punya kepastian hukum dalam kepemimpinannya. “kasusnya harus punya kepastian hukum, jangan gantung kasus terus orang dijadikan ATM,”kata Kapolres Totok.
Ia mengharapkan penyidik bersikap profesional dalam menangani kasus itu karena kasus itu cukup menyita perhatian publik terutama masyrakat TTS. “kasus ini cukup menyita perhatian publik. kita harus profesional. siapa salah dia yang bertanggungjawab. jangan yang salah bikin benar dan benar dibikin salah, yang belok-belok harus diluruskan,”katanya.
Kapolres Totok menegaskan tidak akan segan-segan mengganti penyidik jika didapati ada penyidik yang tidak profesional menangani kasus itu.
Hasil penyelidikan sementara kasus itu yang dilakukan sebelumnya diakui tengah diteliti ulang karena ada beberapa hal yang belum jelas dan perlu diperjelas untuk menentukan pihak mana-mana saja yang paling bertanggungjawab atas dugaan korupsi yang terjadi.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *