Magdalena Mbau Diperiksa Sebagai Tersangka

oleh -4.1K views
Kota SoE,Fakta TTS-Anggota DPRD TTS asal Partai Amanat Nasional (PAN), Magdalena Mbau, memenuhi panggilan pemeriksaan Polres TTS dalam kasus dugaan pemalsuan surat dan tandatangan, Kamis (19/4/2018). Ia diperiksa dalam kapasitaa sebagai tersangka.
Magdalena tiba di Polres TTS sekitar pukul 11.30 wita didampingi kuasa hukumnya Lesly Lay,SH. Sekitar 15 menit kemudian Magdalena bersama kuasa hukumnya memasuki ruang pemeriksaan di satreskrim Polres TTS. Magdalena diperiksa penyidik Dommi Walek. Pemeriksaan baru berakhir sekitar pukul 13.45 wita.
Kepada kasatreskrim Magdalena mengatakan enggan memberi penjelasan kepada wartawan terkait pemeriksaan tersebut. “Beliau bilang tidak mau diwawancara. Keterangannya dari polisi saja,”kata Kasat Jamari setelah keluar dari ruang pemeriksaan.
Jamari menjelaskan Magdalena disangkakan dengan pasal 263 ayat 1 KUHP tentang pemalsuan surat. Ancaman pidana pasal ini dikatakan maksimal 6 tahun penjara.
Hasil  penyelidikan penyidik berdasarkan pemeriksaan forensik terhadap surat dan tandatangan yang diduga dipalsukan tersebut kata Jamari tanda tangan Hengky Leu/pelapor yang tertera diatas surat tersebut tidak identik dengan tandatangan Hengky yang sebenarnya. “Hasil forensik tandatangannya non identik dengan tandatangan pelapor,”katanya.
Surat yang diduga dipalsukan tersebut kata Jamari sesuai penyelidikan polisi ada kaitannya dengan dukungan politik untuk pasangan calon (paslon) bupati-wabup TTS tertentu di Pilkada TTS Juni 2018 nanti.
Meski begitu kata Jamari pihaknya belum memikirkan untuk memeriksa paslon yang bersangkutan.  “Surat partai yang diduga dipalsukan itu ada kaitannya dengan dukung untuk salah satu paslon. Paslon sementara belum diagendakan untuk diperiksa. Kita fokus ke surat saja,”katanya.
Magdalena Mbau dilaporkan Hengky Leu, ketua DPC PAN kabupaten TTS sekitar November 2017 lalu ke Polres TTS karena diduga telah melakukan tindak pidana pemalsuan tandatangan Hengky Leu dalam surat perpindahan dua anggota PAN dar fraksi Golkar ke fraksi NasDem yang diserahkan ke DPRD TTS.

Hengky Leu merasa tidak pernah membubuhkan tandatangannya sebagai ketua DPC PAN TTS di dalam surat tersebut. (Jmb/pau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *