Penjual Jajanan Di Simpang Batuputih Tewas Ditusuk Penumpang Angkutan Travel

oleh -1.7K views
Batuputih,Fakta TTS-Nasib nahas dialami Fredik Boimau, penjual jajanan keliling yang biasa mangkal di simpang tiga jalan negara wilayah  kecamatan Batu putih kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS),provinsi NTT.
Selasa (20/11/2018) siang sekira pukul 13.00 Wita, Dadan bagian kanan Fredik tertusuk pisau yang dihujamkan MM, salah seorang penumpang  angkutan travel bernomor polisi DH 1925 AY, jurusan Ayotupas, Amanatun Utara kabupaten TTS.
Fredik pun tewas seketika di tepi jalan yang membelah hutan jati di wilayah itu.
Sementara MM yang melarikan diri akhirnya berhasil ditangkap warga dan aparat kepolisian di dalam hutan jati.
Kasatreskrim Polres  TTS, Iptu Jamari kepada Fakta TTS melalui layanan WhatsApp, Selasa malam menginformasikan  kejadian ini bermula ketika mobil suzuki APV warna hitam Nomor Polisi DH 1925 AY yang dikemudikan Nehemia Lopo yang melaju dari arah Kupang berhenti di jalan lurus di lokasi itu karena ada penumpang berinisial DR yang duduk kursi depan ingin membeli air minum mineral.
Saat itu ada dua orang penjual jajanan atas nama AN  dan AL menghampiri kendaraan tersebut  dan menawarkan minuman mineral kepada  DR. Saat itu terjadi keributan antara AL dan AN yang membuat penumpang  di dalam mobil termasuk MM marah kepada AN.
selanjutnya MM turun dari atas mobil dari arah kanan menuju kepada AN yang sudah berjalan menjauh dari kendaraan dan saat itu korban Fredik Boimau yang bermaksud melerai dengan  cara menghampiri  MM. namun MM kemudian mencabut pisau dari pinggangnya  dan menusukannya ke arah dada korban bagian tulang rusuk kanan Fredik Boimau yang langsung jatuh kedalam selokan.
Melihat itu AN langsung berteriak  ” OM FREDIK  kena tikam ” dan MM lari kearah atas pepohonan jati  dan massa langsung  mengejar MM
dan kawan-kawanya yang juga menumpang  mobil travel itu.
Informasi yang dihimpun MM dan dua temannya baru pulang merantau dari Kalimantan dan hendak pulang kampung di Ayotupas. MM dan temannya saat itu diduga dalam kondisi mabuk minuman keras (miras).
Disampaikan kasat Jamari, setelah ditangkap MM diamankan sementara di Polsek Amanuban Barat sebelum dijemput oleh Waka Polres Kompol Herman Bessie, Kasat Reskrim Iptu Jamari,SH., MH dan KBO Sat Reskrim Ipda Aviandrie Maliki untuk dibawa ke Mapolres TTS guna menjalani pemeriksaan d lebih lanjut.
 MM ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *