Warga Tuapakas Lapor Masalah Dana Desa ke Jaksa

oleh -1.9K views
Kota SoE,Fakta TTS-Jumlah laporan kasus dugaan penyimpangan pemanfaatan dana desa yang disampaikan warga dari sejumlah desa di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)
ke Kejari TTS bertambah dengan munculnya belasan warga desa Tuapakas kecamatan Kualin, Selasa (27/3/2018) di kantor Kejari TTS. Sebelumnya Kejari TTS sudah menerima laporan dari desa Hoi.kecamatan Oenino, Tuakole kecamatan Batuputih, Tuasene kecamatan Molo selatan dan beberapa desa lain.

Yuliana Boimau, Harun Benafa, Marten Bessi, Thimotius Bessi, Eskor Sabuna, Yopsi Neolaka, Oktovianus Salukh, Yonas Banunaek, Antoneta Bire, Maksen Bonat, Marten Boimau dan Yuder Bonat tiba di kantor Kejari TTS sekitar pukul 14.00 wita dan bertemu dengan jaksa Semuel Sine untuk menyampaikan laporan dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa tersebut dari tahun 2015, 2016 dan 2017.

Kepada Semuel Sine mereka menyampaikan jalan rabat beton sepanjang 408 metwr yang dikerjakan tahun 2015 lalu rusak setelah sebulan selesai dikerjakan. Anggaran yang digunakan untuk proyek ini tidak ada papan informasi proyek di lokasi.
Kemudian disampaikan juga soal pekerjaan jalan konstruksi sirtu tahun 2016 sepanjang 1.800 meter. Jalan yang menggunakan dana desa sebesar Rp 300 juta lebih itu dugaannya hanya dikerjakan 800 meter. Warga tidak tahu apakah dana proyek itu sudah selesai dicairkan atau belum.
Kemudian ada bantuan rumah kepada 10 KK miskin tahun 2017 lalu yang hingga kini tidak selesai karena bahan bangunan yang diadakan kurang. Anggaran per rumah dikatakan sebesar Rp 22 juta. “Tidak selesai karena bahan kurang suplier minta penghuni untuk selesaikan bahan yang kurang. Supliernya Rohi Bire,”kata Yosef Kelen, ketua tim verfikasi dana desa Tuapakas.
Tak hanya itu pekerjaan satu sumur bor bernilai Rp 200-an juta juga tidak selesai. “Pekerjaan tidak selesai. Air tidak ada,”kata Kelen.
Pjs. Kepala desaTuapakas, Nuka Fransiskus tidak merespon panggilan telepon Fakta TTS yang hendak mengkonfirmasinya.
Sementara jaksa Semuel Sine mengatakan laporan tersebut akan ditindaklanjuti usai libur paskah. Ia juga meminta warga untuk menyiapkan sejumlah bukti salah satunya dokumentasi kondisi pekerjaan saat ini. (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *