Terbukti Palsukan Dokumen Caleg, Noni Nope Dihukum 4 Bulan Penjara

oleh -1.7K views
Kota SoE,fakta-tts.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) SoE-Timor Tengah Selatan (TTS), NTT memvonis hukuman empat bulan penjara dan denda Rp 25 juta subsidair dua bulan kurungan kepada Noni Nope, terdakwa kasus pemalsuan dokumen Calon anggota legislatif (caleg) partai Demokrat untuk DPRD NTT dari daerah pemilihan (dapil) 8 kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Vonis tersebut dibacakan dalam persidangan awal pekan ini oleh majelis hakim Jhon Michel Leuwol,SH, ketua didampingi Putu Dina Indra,SH dan Putu Agung Putra Baharata,SH sebagai anggota majelis hakim.
Sebelumnya  JPU Anthon Londa,SH dan Santi Efraim,SH dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) SoE pada persidangan Jumat (16/8/2019) menuntut Noni dengan hukuman 4 bulan penjara dan denda Rp 7 juta.
Kamis (22/8/2019) putusan hukum majelis hakim tersebut dieksekusi JPU dengan membawa terdakwa Noni Nope untuk menjalani masa hukumannya di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Oetimu, SoE.
Hukuman tersebut diberikan majeis karena terdakwa Noni Nope sesuai fakta persidangan dianggap terbukti bersalah melanggar pasal 520 UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu yang berbunyi “Setiap orang dengan sengaja membuat surat atau dokumen palsu dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang memakai atau dengan sengaja memakai surat atau dokumen palsu untuk menjadi bakal calon anggota DPR,DPR provinsi, DPRD kabupaten/kota, untuk pasangan calon presiden dan wapres”.
Tuntutan tersebut jauh dari ancaman pidana pasal tersebut yakni 6 tahun penjara.
Sebelumnya disidangkan, di Kejari TTS, Anthon Londa mengatakan Noni diduga telah memalsukan identitasnya saat mendaftar sebagai bakal caleg pemilu 2019. Identitas yang dimaksudkan adalah status pekerjaan. “Identitas di KTP pensiunan PNS, saat daftar di KPU juga statusnya pensiunan PNS.  Tapi bukti dari BKN yang bersangkutan masih sebagai PNS saat mendaftar itu. Januari 2019 baru pensiun artinya Saat mendaftar sebagai bacaleg pada Juli 2018 di KPU itu, yang bersangkutan masih berstatus PNS,”katanya.
Noni adalah satu dari tiga caleg perempuan yang diikutkan partai Demokrat dari dapil NTT 8. Jumlah caleg dari dapil ini sebanyak 6 orang. Hasil penghitungan KPU NTT dari 6 caleg partai Demokrat, Renny Marlina Un, berhasil meraih suara terbanyak dan berhak menduduki satu kursi dari enam kursi di dapil ini. (jmb/Nek)
____________________
Foto : Noni Nope dibawa ke rutan menggunakan kendaraan operasional Kejari TTS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *