Berkas Perkara Pembunuhan Yor Nenabu P21

oleh -4.5K views

Kupang, fakta-tts.com – Berkas Perkara (BP) enam tersangka kasus pembunuhan Yormimus ‘Yor’ Nenabu, warga desa Mnelalete kecamatan Amanuban barat, TTS, yang dihabisi 29 Juni 2016 lalu di jalur 40 kelurahan Belo kecamatan Maulafa Kota Kupang dinyatakan P21 atau lengkap oleh jaksa penuntut pada Jumat pekan kemarin.

Kasie Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim,SH menyampaikan itu kepada wartawan di kantornya, Senin (8/6/2020).
Ia mengatakan berkas perkara tersebut akan diserahkan ke Kejari Kota Kupang untuk diproses ke persidangan.
Pihak jaksa penuntut kata Abdul Hakim kini menanti penyerahan para tersangka dan barang bukti untuk diprossa ke persidangan.
Keenam terduga pelaku berasal dari kabupaten TTS yang sudah berdomisili di Kota Kupang. Profesi keenam terduga berbeda-beda.
Ada yang berstatus ASN pada dinas pendidikan provinsi NTT, ASN pada kantor gubernur, ASN pada Pemkot Kupang, pensiunan ASN, Pedagang di pasar dan pemulung Besi tua.
Tim gabungan Polda NTT lebih dulu mengamankan empat tersangka pada Rabu (12/2/2020) di kecamatan Maulafa Kota Kupang yakni BP alias Benyamin (52), ST alias Semy (50), ST alias Stefanus (49) dan MT alias Mus(48), warga RT 10/RW 10 Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Sementara satu tersangka, TT alias Thomas (60)
warga Maulafa menyerahkan diri ke Polda NTT pada Kamis (13/2/2020) petang sekitar pukul 15.30 wita. Pensiun PNS pada Kantor kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang menemui langsung AKBP Albert Neno di Mapolda NTT untuk menyerahkan diri. Albert Neno adalah Kapolres Malaka yang memimpin penangkapan empat terduga pelaku sebelumnya.
Kepada AKBP Albert Neno, Thomas  mengaku baru kembali dari SoE kabupaten TTS untuk melayat rekannya yang meninggal dunia.
Kemudian satu tersangka lain yakni YN alias Yunus, warga RT 10/RW 05, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang dibekuk polisi di rumahnya, Jumat (14/2/2020) petang sekitar pukul 15.30 wita.
Penangkapan dilakukan Tim khusus pengungkapan kasus pembunuhan Polda NTT dipimpin AKBP Albert Neno, SH dan Ipda Buang Sine.
Saat ditangkap waktu itu Yunus juga baru kembali dari SoE Kabupaten TTS melayat kerabatnya.
tim Polda NTT diterima Henderina Taemnanu (50) istri Yunus yang baru pulang mengajar di SDN Maulafa.
Yunus kesehariannya  berdagang di pasar Kasih Naikoten I.
Keenam warga Kota Kupang asal TTS itu diduga kuat terlibat dalam kasus terbunuhnya Yornimus Nenabu, yang jenasahnya ditemukan pada Rabu (29/6/2016) lalu, sekitar pukul 00.10 Wita  di Jalan Jalur 40 Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi mengamankan barang bukti satu unit mobil pick up warna hitam nomor polisi DH 8295 AC yang diduga kuat terlibat dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap korban.(son/iml)
_______________
Foto: Rekonstruksi kasus oleh penyidik Polda NTT beberapa waktu lalu. Tersangka diperankan anggota polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *