Jaksa Telusuri Aset PD Mutis Jaya, Kemarin Cek Dump Truk di Dinas PKAD

oleh -1.1K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Kejaksaan negeri (Kejari) Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi NTT sementara menyelidiki aset PD Mutis Jaya. Penelusuran itu dilakukan terkait proses penyelidikan kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal Pemkab TTS ke PD Mutis Jaya tahun 2011 dan 2012 sebesar Rp 1,2 miliar.
Dalam penelusuran aset ini, Senin (21/9/2020) siang kasie Pidsus Kejari TTS, Khusnul Fuad dan Kasie Barang Bukti (BB) Bram Prima mendatangi dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) untuk melihat satu unit dump truk yang terparkir di belakang kantor dinas tersebut sejak 2016 lalu.
Kendaraan tersebut di beli oleh direksi PD Mutis Jaya menggunakan dana penyertaan modal tersebut. Dugaannya identitas kendaraan ini bukan atas nama PD Mutis Jaya. Pihak dinas PKAD tidak memegang dokumen kendaraan ini.
Selain kendaraan tersebut pihak Kejari TTS juga sudah mengkonfirmasi sejumlah pihak soal aset lain dari PD Mutis jaya diantaranya mesin foto copy, mesin Molen dan lainnya.
“Pak Jaksa dua orang tadi datang untuk melihat apakah aset milik PD Mutis Jaya berupa satu unit damp truk yang dititipkan di PKAD dalam keadaan baik atau tidak. Dan pa Jaksa sudah lihat kendaraan dalam keadaan baik,”kata Aba Sakeh, Kabid Aset Dinas PKAD TTS yang ditemui diruang kerjanya Senin (21/9/2020)
Aba Sakeh mengaku menerima kendaraan tersebut dari Bagian Ekonomi Setda TTS dengan status titipan dari Dinas PKAD.  Aba Sakeh juga mengaku kendaraan tersebut tidak tercatat sebagai aset daerah Kabupaten TTS, tetapi tercatat sebagai aset PD Mutis Jaya.
“Damp truk tersebut hanya dititipkan saja disini, karena tidak tercatat sebagai aset daerah. Saya hanya terima kunci dan kendaraan saja, sementara surat-suratnya tidak diberikan,” kata Aba Sakeh sambil menunjukan kunci mobil damp truk.
Sementara Kepala Bagian Ekonomi Setda TTS yang juga sebagai sekretaris badan pengawas PD Mutis Jaya Melianus Selan yang diwawancarai Senin (21/9/2020) menjelaskan, berdasarkan hasil evalusi Badan Pengawas pada 2016 yang lalu diputuskan agar aset PD Mutis Jaya diamankan oleh Pol PP untuk dititip sementara di di bidang aset daerah dengan alasan masa kerja kepengurusan PD Mutis Jaya sudah berakhir sehingga semua aset diamankan.
“Hasil evaluasi Badan Pengawas pada tahun 2016 yang memutuskan agar aset PD Mutis Jaya diamankan mengingat masa kerja Pengurus PD Mutis Jaya telah berakhir dan belum diganti dengan pengurus yang baru. Itulah dasar kita mengamankan aset PD Mutis Jaya yang merupakan perusahaan daerah milik Pemkab TTS,” jelas Melianus Selan.
Baik Melianus maupun Aba Sakeh mengaku tidak mengetahui secara pasti tujuan penyidik Kejari TTS melihat damp truk yang dititipkan di bidang aset Dinas PKAD TTS.
“Tadi pak Jaksa datang dan minta ijin untuk melihat keadaan kendaraan damp truk yang dititpkan disini. Kami juga tidak tahu pasti tujuannya,” aku keduanya.
Sementara Kejari TTS Andarias D’Ornay yang dikonfirmasi melalui Kasie Pidsus Khusnul Fuad, SH menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan atas dugaan korupsi dana penyertaan modal Pemkab TTS ke PD Mutis Jaya sebesar Rp 1, 2 Miliar tersebut.
“Kita sedang lakukan penyelidikan. Itu aja dulu ya,”jawab Fuad singkat.(Pau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *