Polda Ambil Alih Kasus RSP Boking ?

oleh -1.7K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Proses penyelidikan kasus dugaan korupsi dana pembangunan RSP Boking di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kabarnya telah diambil alih penanganannya oleh ditreskrim Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolres TTS, AKBP Aria Sandi,SIK yang dikonfirmasi terkait kabar tersebut Rabu (24/6/2020) usai menghadiri rapat koordinasi dengan Pansus LKPJ kepala daerah tahun 2019 di kantor DPRD TTS menyampaikan pengambilalihan penanganan kasus itu belum dipastikan karena masih perlu dilakukan gelar perkara oleh Polres di Polda NTT.
Kapolres Aria menambahkan ada persoalan tekhnis yang memungkinkan penanganan kasus itu diambil alih Polda.
Ada kasus serupa ditempat lain (luar kabupaten TTS) yang melibatkan oknum calon tersangka RSP Boking sehingga untuk mempermudah penanganan kedua kasus itu maka kasus RSP Boking bisa diambil alih Polda.
Ada TKP yang lebih besar dari itu (RSP Boking) yang calon tersangkanya sama, sehingga untuk mempermudah ditarik ke Polda. Tapi ini masih proses ini, gelar perkara dulu,”katanya.
Kabar Pengambilalihan penanganan tersebut mencuat setelah audit investigasi lapangan oleh pihak BPKP NTT.
Kasat reskrim Polres TTS, Iptu Hendricka Bahtera, sebelumnya mengatakan hasil investigasi di lapangan tersebut disimpulkan ada indikasi kerugian negara. Namun untuk memastikan besaran kerugian negara kata Kasat Hendricka, BPKP masih harus melakukan Penghitungan Kerugian Negara (PKN). “Yang angka Rp 14 miliar itu masih hitungan sementara setalah audit di lapangan itu, kalau untuk kepastian jumlah kerugian negara masih harus dilakukan PKN oleh BPKP lagi,”katanya.
Jumlah anggaran proyek pembangunan RSP tersebut sebesar Rp 17 miliar lebih dari DAK kesehatan yang dikerjakan tahun 2017 lalu oleh PT. Tangga Batu Jaya, perusahaan asal Jawa. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *