KPU RI: “Suara di Formulir C1 Tanpa Hologram, Tidak Sah”

oleh -4.1K views
Kota SoE,Fakta TTS-Yohan Saputra, devisi tekhnis KPU RI mengatakan suara yang terdata dalam formulir C1 KWK dan C1 plano yang tidak berhologram tidak karena yang disyaratkan dalam regulasi suara yang sah adalah yang tercatat di dua formulir tersebut yang berhologram.
Hal tersebut disampaikan Yohan menjawab pertanyaan Fakta TTS, Kamis (6/9/2018) malam di kantor KPU TTS, soal adanya temuan data perolehan suara pasangan calon (paslon) Pilkada TTS tahun 2018 yang tercatat di sejumlah formulir C1 KWK dan C1 Plano tak berhologram dalam penghitungan suara ulang di kantor KPU TTS.
“aturannya jelas suara yang tercatat di formulir C1 KWK atau C1 plano yang tidak berhologram itu tidak sah,”katanya.
Namun kata Yohan, kaitannya dengan gugatan PHP Pilkada TTS di MK RI, soal apakah suara yang tercatat dalam formulir tanpa hologram itu dipakai atau tidak dalam proses pengambilan keputusan, itu kewenamgan majelis hakim. Pihaknya hanya melaksanakan perintah MK melakukan penghitungan ulang dengan mencocokan data dari kedua formulir tersebut.
“kita hanya merekap saja kemudian menyampaikan ke MK, soal suara itu. (yang tercatat di form tak berhologram), itu nanti di MK yang putuskan,”katanya.
Yohan dalam survesinya bersama Bawaslu RI mengakui dalam pengamatan mereka di penghitingan ulang tersebut, ada suara yang tercatat di formulir tanpa hologram bahkan ada yang tercatat di media pencatatan yang disiapkan KPU. “temuan-temuan ini kita catat dan nanti kita sampaikan ke pusat,”katanya.
Hingga hari ketiga, penghitungan suara ulang dengan mencocokan data rekapan suara di formulir C1 KWK dan formulir C1 plano di 921 TPS belum selesai. Hingga pukul 18.00 wita, saat penghitungan Kamis (6/9/2018) di skors tiga panel hitung sudah menyelesaikan penghitingannya yakni panel 1, 231 TPS dan panel 2, 228 TPS dan Panel 3, 231 TPS. sementara panel 4, 231 TPS belum menyelesaikan penghitungan.
“panel 3 masih 3 TPS yang belum,”kata Santi Soinballa, ketua panel 4.
Sementara Yan Ati, Plh. ketua KPU TTS yang juga ketua panel 1 didampingi Romi Dau, ketua panel hitung 2, Kamis. (6/9/2018) malam mengatakan dalam tiga hari penghitungan ditemukan ada kotak suara yang isinya tidak lengkap atau tidak terdapat formulir C1 KWK berhologram asli ataupun C1 Plano berhologram asli.
“ada kotak yang tidak lengkap. misalnya tidak ada C1 KWK, ada yang tidak ada C1 plano dan ada yang C1 planonya tidak berhologram,”kata Yan Ati yang tidak dapat merincikan berapa banyak kotak suara yang dalam kondisi tidak lengkap saat dibuka.
“Tidak lengkap karena bisa saja salah dimasukan ke kotak lain. kemungkinan itu bisa saja karena tadi ada kotak untuk pilbup tapi isinya dokumen untuk pilgub,”tambahnya.
Dokumen yang belum ada tersebut kata Yan masih ditelusuri keberadaannya dalam sisa dua hari penghitungan ini. Penghitungan dijadwalkan diakhiri Sabtu 8 September 2018.
Jika dokumen yang dicari tidak ditemukan maka kata Yan, pihaknya akan menyampaikan hal itu ke MK RI.
“kita masih telusuri sampai tanggal 8. kalau sampai tidak ada kami akan sampaikan ke MK apa adanya,”kata Yan Ati.
Untuk panel 1 kata Yan ada sekitar 8 kotak yang C1 KWK atau C1 plano tidak ada termasuk yang tidak berhologram.
Kata Evendi Litelnoni, ketua panel 3 mengatakan di panel 3 ada 26 TPS yang kotaknya tidak lengkap dan ada juga formulir yang tanpa hologram.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *