Dinkes tts Butuh 40 tenaga Medis Untuk RS Pratama Boking

oleh -1.8K views
BUPATI TTS, IR PAUL MELLA,M.SI MELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN RS PRATAMA BOKING BEBERAPA PEKAN LALU

Kota SoE, Fakta TTS-Dinas Kesehatan (dinkes) kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) telah mengusulkan kebutuhan tenaga medis yang akan ditempatkan di Rumah Sakit (RS) Pratama Boking yang sementara di bangun di desa Meusin kecamatan Boking dan ditargetkan selesai Desember 2017 ini.

Kepala dinas Kesehatan kabupaten TTS, dr. Hosiani In Rantau kepada Fakta TTS di ruang kerjanya pekan kemarin mengatakan usulan telah disampaikan ke pemerintah daerah (pemda) kabupaten TTS untuk dianggarkan di APBD kabupaten tahun 2018 yang mulai Senin (13/11/20170 bersama Pemda dan DPRD TTS.

Dikatakan tenaga pelayanan medis di RS Pratama Boking sudah harus disipakan agar begitu fisik bangunan selesai dikerjakan bisa langsung ditindaklanjuti dengan pengoperasionalnya. “tenaga penunjang sudah harus kita siapkan untuk operasional rumah sakit yang kita harapkan mulai operasi tahun 2018,”kata In Rantau.

Dalam usulan tersebut kata kadiskes In Rantau pihaknya mengusulkan sekitar 40 tenaga penunjang layanan mulai dari direksi, tenaga medis berupa dokter, perawat, bidan dan tenaga penunjang layanan lainnya termasuk cleaning service dan tukang masak. “yang dibutuhkan itu dokter umum lima orang, jajaran direksi, tenaga perawatan sekitar 20-an orang, Bidan 8 orang. Total yang kita usul itu 40-an org termasuk satpam, cleaning service, loundry dan petugas dapur,”katanya.

In Rantau mengatakan RS tersebut sudah harus dioperasikan tahun 2018 mendatang karena hal tersebut menjadi salah satu syarat untuk pengusulan anggaran ke pemerintah pusat untuk pembangunan bangunan penunjang rumah sakit. “Kalau sudah beroperasi tahun 2018 baru bisa diusulkan penganggaran untuk pembangunan bangunan penunjang rumah sakit ke pemerintah pusat yang sumbernya bisa dari Dana Alokasi Khusus (DAK) atau Dana Alokasi Umum (DAU),”katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) TTS, Ir I Gde Witadarma di ruang kerjanya mengakui kalau ada rencana untuk pengadaan tenaga pelayanan kesehatan di RS Pratama Boking pada tahun 2018 mendatang. “Bappeda sudah rencanakan untuk tahun 2018 tapi kita lihat dulu tahun ini fisiknya selesai atau tidak,”katanya. (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *