11 SMK di TTS Tak Bisa UNBK Sendiri Karena Jaringan Telkomsel

oleh -2.6K views
Kota SoE, Fakta TTS-Sedikitnya ada 11 dari 24 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri maupun swasta di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT yang tak bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sendiri di sekolah mereka karena terkendala jaringan Telkomsel yang belum menjangkau wilayah tempat dimana sekolah itu berada.
Kesebelas SMK tersebut yakni SMK Kristen Nenas di kecamatan Fatumnasi , SMK Berdikari Pika di kecamatan Molo tengah, SMK negeri Batu putih, SMK negeri Oehani, SMK Bina karya Tuapakas, SMK negeri Op, SMK Miftahudin OeEkam di kecamatan Amanuban Timur, SMK Kristen Bele di kecamatan Amanatun Selatan, SMK Kristen Nunain di kecamatan Molo barat, SMK Kristen Hoitalan di kecamatan  Tobu SMK PGRI kilobesa di kecamatan Kuatnana.

Demikian disampaikan  ketua Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK kabupaten TTS Drs. Berdus Na’atonis, Senin (11/3/2019) di SMK Kristen SoE.

Bernadus mengatakan SMK-SMK tersebut memiliki fasilitas UNBK seperti Komputer namun tidak bisa digunakan karena persoalan jaringan Telkomsel. “Perangkat UNBK seperti komputer sudah siap namun persoalan jaringan Telkomsel sehingga mereka tidak  bisa laksanakan simulasi UNBK di sekolah mereka sendiri. Ada sekolah yang memang sama sekali belum dijangkau jaringan Telkomsel dan ada yang jaringannya kurang baik,”katanya.
Dari kondisi tersebut kata Bernadus pihaknya mengambil kebijakan lewat musyawarah MKKS dengan menggabungkan peserta UNBK di sekolah-sekolah tersebut dengan sekolah lain yang jaringan Telkomselnya baik. “Jadi kita sepakati mereka bergabung dengan peserta di sekolah lain yang jaringannya tidak masalah,”katanya.
Saat ini kata Bernadus peserta UNBK dari ke-9 sekolah tersebut tengah mengikuti gladi UNBK di sejumlah sekolah sebagai persiapan menuju UNBK SMK yang akan dimulai 25 hingga 28 Maret 2019.
Dijelaskan peserta UNBK dari SMK Kristen Nenas dan SMK PGRI Kilobesa mengikuti proses simulasi UNBK di SMK negeri 1 SoE, peserta SMK Berdikari Pika gabung dengan SMK negeri 2 SoE, SMK negeri batu putih dan SMK negeri oehani mengikuti simulasi UNBK di SMK negeri Kualin,
SMK Bina karya tuapakas, SMK negeri op bergabung di SMK negeri Kolbano, SMK Miftahudin OeEkam bergabung di SMK negeri Oelet,SMK Kristen Bele gabung ke SMK Kristen Fautmolo dan SMK Kristen Nunain dan SMK Kristen Hoitalan gabung di SMK Kristen SoE.
, SMK PGRI kilobesa. Jadi sesuai rapat majelis musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMK kabupaten TTS., mereka bergabung di sekolah yang jaringan. Bagus untuk ikut UNBK
Sementara SMK yang sudah bisa melaksanakan sendiri UNBK yakni SMK negeri Toianas, SMK negeri Boking, SMK Kristen Fautmolo, SMK negeri Polen, SMK Kristen Oinlasi, SMK Kristen Niki-niki dan SMK teknik Anugerah SoE.
Jumlah peserta UNBk dari 24 SMK di kabupaten TTS mencapai sekitar 1000 siswa. (Jmb)
___________________
Foto: kepsek SMK Kristen SoE, Bernadus Na’atonis tengah memantau pelaksanaan gladi UNBK di SMK Kristen SoE dari ruang kerja. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *