30 Menit Bersama Eppy & Amy, Dari Wisata Rohani, CFD Hingga Tiket Masuk ‘Paris’

oleh -1.5K views

Kota SoE, Fakta TTS-Beberapa waktu lagi Egusem P. Tahun dan Jhony Army Konay akan dilantik sebagai bupati dan wakil bupati TTS periode 2019-2024. Santer tersiar pelantikan akan berlangsung dalam bulan Januari 2019 ini.

Selasa (8/1/2019) pagi sekitar pukul 09.30 wita, Fakta TTS bersama wartawan salah satu media cetak berkesempatan bertemu dan berbincang dengan Egusem Tahun yang biasa disapa Eppy dan Jhony Army yang akrab disapa Amy di garasi rumah Eppy Tahun, di kelurahan Taubneno, Kota SoE.
Suguhan teh dan jagung goreng menemani perbincangan ringan selama kurang lebih setengah jam itu. Banyak konsep pembangunan diungkap duet yang bernama paket ‘Berani’ di pilkada 2018 kemarin itu. Ada konsep pengembangan wisata rohani, merias wajah Kota SoE sebagai ibukota kabupaten TTS, pembenahan fasilitas layanan umum, penataan birokrasi hingga pemberlakuan tiket masuk kendaraan ke lingkungan pasar inpres (Paris) SoE.
Danau Supul di tepi ruas jalan negara wilayah desa Supul kecamatan Amanuban barat di wacanakan menjadi salah satu destinasi wisata baru.
Tak hanya itu kaitan dengan  pengembangan pariwisata ini, sumber mata air ‘Aer Besi’ di kecamatan Kota SoE yang punya sejarah rohani, ‘Air berubah jadi darah’ di konsep kan menjadi lokasi wisata rohani. Pesta ‘Tabur bunga rampai’ melibatkan masyarakat di hari raya Paskah juga menjadi konsep pengembangan wisata rohani kabupaten TTS.
“Kita akan desain sebaik mungkin agar pariwisata ini punya manfaat untuk daerah dan masyarakat,”kata Eppy diaminkan Amy.
Pemenuhan terhadap kebutuhan lokasi olah raga yang santai dan nyaman juga tak luput dari perhatian Eppy dan Amy. Keduanya berencana jalur umum yang mengitari kantor bupati dan kantor DPRD lama akan menjadi jalur bebas kendaraan, Car Free Day (CFD) pada hari Sabtu tiap pekan. “Ini menjadi lokasi olahraga yang santai bagi masyarakat pada setiap Sabtu. Kami akan tutup jalur itu beberapa jam. Jalur itu akan kami buat lebih baik lagi,”katanya.
Area lapangan puspenmas akan disulap.  tak hanya sebagai tempat olahraga namun lokasi juga menjad arena bermain.
Sejumlah fasilitas pelayanan umum seperti terminal dan pasar akan ditata sedemikian rupa agar tak hanya baik dari sisi pelayanan namun tampilannya juga memiliki nilai estetika. “Terminal kota itu harus kelihatan rapi tak seperti sekarang. Semua lampu harus nyala, dalam kota juga begitu,”tambahnya.
Untuk area pasar inpres juga akan ditata. Pihaknya akan memberlakukan tiket masuk bagi kendaraan yang masuk. Jalur umum depan pasar akan menjadi area parkir kendaraan pengguna pasar. Sementara rute angkutan umum akan diubah melalui jalan yang mengitari lingkungan pasar. “Jalur depan pasar itu akan steril dari lalu angkutan umum,”katanya.
Pagar tembok pembatas bagian belakang rumah jabatan Bupati akan dibobol dan lokasi luas di belakang rumah jabatan itu akan dijadikan tempat jualan kuliner.
Keduanya juga berjanji akan menempati rumah jabatan bupati dan wakil bupati yang sekian tahun tidak ditempati mantan Bupati-WabupKota TTS periode kemarin.
Semua rumah dinas yang telah disiapkan untuk pejabat kata Eppy juga wajib ditempati pejabat yang bersangkutan dan kabinet yang akan dibentuk pun harus diisi oleh orang-orang yang siap kerja serius. “Semua harus siap kerja, kami tidak akan main-main dengan pejabat yang tidak serius kerja,”katanya.
Kebersihan ibukota akan dikelola dengan melibatkan kelompok pemuda kelurahan.
Dikatakan Eppy keduanya telah sepakat untuk menata ibukota dalam seratus hari pertama periode kepemimpinan mereka.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *