Aneh, di TTS Ada SMP Negeri Yang Didirikan Tanpa Ada Siswa dan Gedung

oleh -4K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Aneh tapi nyata. Ada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang didirikan Pemda setempat meski tak ada siswa bahkan gedungnya saja tidak ada.

Sekolah itu adalah SMP Negeri Oemaman di desa Oemaman kecamatan Kualin. Surat Keputusan (SK) pendirian sekolah ini oleh bupati TTS bertanggal 4 September 2018 namun aktifitas belajar mengajar dan gedung daruratnya baru ada Juli 2019.
Yupiter Berry, guru asal SMP Negeri Satap Kusi kecamatan Kuanfatu, bingung saat ia pertama kali datang ke Oemaman untuk menunaikan tugas baru yang dipercayakan bupati TTS sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah (kasek) di SMP Negeri Oemaman, April 2019 lalu.
Saya bingung dan kaget karena sekolahnya tidak ada siswanya juga tidak ada, padahal ada SK pendiriannya yang saya pegang,”kata Yupiter  kepada fakta-tts.com , Selasa (28/7/2020) malam,
Yupiter Berry mengisahkan ia tiba di Oemaman sekitar bulan April 2019. Mendapati kondisi yang diluar dugaan itu ia lantas menemui kepala desa dan aparat pemerintah desa setempat menanyakan keberadaan sekolah yang akan dikepalainya itu. “Saya datang ketemu kepala desa dan aparat desa saya tanya sekolah itu, mereka bilang SK pendirian sekolah itu mereka tahu tapi fisik sekolahnya tidak ada,”katanya.
Ia pun sempat berkoordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten TTS soal kondisi itu dan dinas pun tidaj tahu soal kondisi di lapangan dan ia bertahan menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai seorang guru. “Saya cari siswa sendiri dan bulan Juli 2019 tahun ajaran baru, saya buka pendaftaran siswa baru dan ada 11 orang yang mendaftar,”katanya.
Selanjutnya kata Berry, ia mencari relawan di desa berpendidikan sarjana untuk mengajar siswa yang sudah mendaftar. “Ada enam relawan yang mau mengajar tanpa honor, dua orang kemudian mundur. Sekarang sudah 31 siswa karena tahun ajaran baru 2020 kemarin ada 20 orang lagi siswa baru,”katanya.
Bangunan yang digunakan adalah bangun darurat SDN Oemaman. Bangunan itu diperbaiki setelah dihantam bencana beberapa waktu sebelumnya.
Aktifitas sekolah itu kini berjaaln dan siswanya juga sudah mendapat dana BOS dengan besaran Rp 12 juta pertahunnya.
Pendirian SMP Negeri Oemaman didasarkan pada SK bupati TTS  Nomor 335/KEP/HK/2018 tertanggal 4 September 2018.
Dalam SK yang ditandatangani Ir. Paulus V.R Mella,M.Si sebagai bupati TTS itu termuat nama enam sekolah yang  didirikan. Selain SMP Negeri Oemaman ada juga SMP Negeri Taekiu di desa Naukae kecamatan Kuatnana, SMP Negeri Naip di desa Naip kecamatan Noebeba, SMP Negeri Noeolin di desa Noeolin kecamatan Toianas, SMP Negeri Oenia di desa Belle kecamatan KiE dan SMP Kencana Sakti Haumeni di desa Mnelalete kecamatan Amanuban barat. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *