Lolos Dari Bawaslu, Benny Litelnoni Berpeluang Diperiksa Polisi

oleh -1.5K views

Kota SoE,Fakta TTS-Calon wakil gubernur (cawagub) NTT nomor urut 3, Drs. Benny Litelnoni,SH,M.Si akhirnya lolos dari jeratan sanksi pasal 187 ayat 3 UU nomor 10 tahun 2016 tentang penggunaan fasilitas negara dalam kampanye yang digunakan Badan pengawas pemilu (Bawaslu) dalam memproses kasus terbakarnya kendaraan dinas yang digunakan saat melaksanakan kampanye di desa Kakan kecamatan Kuanfatu kabupaten TTS tanggal 11 April 2018 lalu.

Ketua Panwaslu TTS, Melky Fay dan dua anggotanya bersama Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari dan Kasi Pidum Kajari SoE Martin Eko Priyatno kepada wartawan dalam jumpa pers penyampaian hasil proses kasus tersebut mengatakan pihaknya tidak dapat menindaklanjuti kasus tersebut karena dari hasil penelusuran tidak ditemukan adanya indikasi kesalahan tindakan yang memenuhi unsur pasal 187 ayat 3 UU Nomor 10 Tahun 2016. “Dipasal 187 itu larangannya ada tapi sanksi pidananya tidak ada untuk cagub-cawagub. Yang diatur hanya untuk cabup-cawab di kabupaten/kota saja, karena itu kasus ini tidak dilanjutkan prosesnya,”kata Melki.

Melky menambahkan hanya satu pasal itu yang digunakan bawaslu dalam menindaklanjuti temuan kebakaran mobil dinas tersebut. “Hanya pasal itu saja yang kita pakai karena di UU itu hanya pasal itu saja yang mengatur tentang penggunaan fasilitas negara untuk kampnye dalam UU itu,”katanya.

Meski proses Bawaslu berakhir namun penyelidikan kasus terbakarnya kendaraan berplat merah, DH 5 itu masih dilakukan polres TTS.

Kasatreskrim Jamari mengatakan saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk memastikan sebab mobil tersebut terbakar.

Sejumkah pihak terkait termasuk Benny Litelnoni berpeluang dimintai keterangan dalam penyelidikan kasus itu. “Sejumlah pihak kita akan mintai keterangan untuk mengungkap sebab kebakaran mobil,”katanya.

Informasi awal yang dihimpun polisi dari sopir kendaraan nahas tersebut bahwa Benny tidak berada dalam mobil tersebut saat terbakar. Benny berada di mobil lain. “Keterangan dari sopir pak Benny berada di mobil lain, bukan diatas mobil yang terbakar,”katanya.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *