Ketua DPRD TTS : “RDP, Apa Substansi Persoalannya?”

oleh -4K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Beberapa hari terakhir santer beredar kabar di media massa kalau DPRD TTS akan mengundang pemda TTS untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait sejumlah kebijakan bupati Egusem Piether ‘Eppy’ Tahun,ST,MM.
Soal perjalanan dinas ASN ke luar daerah yang harus melewati tahapan persetujuan bupati dan kehadiran pimpinan OPD di kantor DPRD untuk memenuhi undangan DPRD TTS yang juga harus atas persetujuan bupati dikabarkan menjadi dua poin penting yang akan dibahas dalam RDP dimaksud.
Namun anehnya meski RDP itu ‘ramai’ dibicarakan di lingkungan DPRD namun ketua DPRD TTS, Marcu Buana Mbau hingga Kamis (12/3/2020) siang belum mengetahui soal apa yang akan dibahas dalam RDP tersebut. “Substansi RDP itu apa, itu belum jelas, saya belum tahu,”kata Marcu di ruang kerjanya. Marcu mengakui ia yang memimpin langsung rapat BANMUS beberapa hari sebelumnya namun dalam rapat itu tidak membicarakan soal substansi RDP. “Disitu kita hanya bahas hal-hal umum yang menjadi agenda DPRD tidak bahas khusus soal substansi RDP,”katanya.
Dikatakan RDP bukan agenda biasa yang seenaknya bisa diagendakan DPRD. Marcu lebih setuju kalau RDP itu digelar DPRD untuk membahas soal kebijakan bupati yang merugikan daerah atau masyarakat TTS secara luas. “RDP itu senjata DPRD jadi tidak seenaknya digunakan untuk hal-hal yang sebenarnya bisa dibicarakan bersama dengan cara lain, kalau ada kebijakan bupati yang efeknya merugikan daerah atau masyarakat secara luas, kita RDP itu oke,”kata Marcu yang menanyakan sumber yang  menyampaikan soal RDP tersebut.
Disampaikan soal kabar RDP itu, ia akan lebih dulu berkoordinasi dengan pimpinan fraksi di DPRD baru ambil keputusan. “Saya akan undang ketua fraksi dan lainnya untuk koordinasi soal ini sebelum keputusan kita ambil,”katanya. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *