Begini Akhir Dari Realisasi Dana Desa Sopo

oleh -1.4K views

Sopo, Fakta TTS-Pemerintah desa Sopo, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) telah menyelesaikan aktifitas pekerjaan sejumlah item program pembangunan desa menggunakan dana desa tahun 2016/2017 lalu.

Diakhir dari pelaksanaan realisasi program tersebut dilakukan ibadah syukuran bersama masyarakat atas hasil yang dicapai.

67 unit rumah bagi masyarakat kurang mampu adalah salah satu item program yang disyukuri penyelesaiannya disamping item lain.

“Tahun anggaran 2016 sebanyak 12 rumah, sementara tahun 2017 kita bangun 45 rumah bantuan stimulan bagi masyarakat kurang mampu dengan dana desa sebesar, Rp.598.505.285.” ungkap Kepala desa Sopo, Marthen Jabi dalam sambutannya pada acara ibadah syukuran pelaksanaan pembangunan fisik Tahun 2015-2017, Selasa, (20/02/2018) pagi.

Kata Marthen selain bantuan stimulan pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu, pemerintah desa Sopo  juga membangun jalan sirtu sepanjang 1.5 km, jembatan sepanjang 9 m2, 30 unit wc, 2 unit MCK dan 2 unit perlindungan mata air (PMA) bagi masyarakat Sopo dengan dana desa sebesar Rp. 1.116.098.505.285.

“Sedangkan Untuk menopang perekonomian pemerintah Desa Sopo, pada tahun anggaran 2016 kita mengangarkan sebesar Rp.16.000.000  untuk pengadaan kursi sebanyak 200 buah dan alat-alat dapur untuk persewaan, sedangkan tahun anggaran 2017 kita mengangarkan Rp. 59.000.000 untuk pengadaan 5 unit tenda jadi, 1 unit komproser dan 1 unit genset,” jelasnya

Acara syukuran itu sendiri kata Marthen dilakukan juga untuk mempererat keakraban antara pemerintah desa Sopo dengan masyarakat.

Kepala Dinas PMD Kabupaten TTS, George Mella dalam arahannya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah desa sopo yang telah mengunakan dana desa sesuai peruntukan dan kebutuhan masyarakat.

“Semoga dengan syukuran ini,  SPJ tidak terlambat di tahun yang berikut supaya kita tidak dapat sanksi. dalam kebijakan dan penggunaan dana desa di tahun berikut juga harus lebih tepat pada kebutuhan masyarakat, jangan sampai kebijakan yang di ambil salah sehingga penyelesaiannya  berujung di polisi atau kejaksaan. Ingat hati-hati dalam mengambil kebijakan.” tegasnya

Sementara itu, Camat Amanuban Tengah, Welhelmus Boimau dalam sambutan sekapur sirihnya menyampaikan bahwa pemimpin hendaknya jangan memegahkan diri di hadapan rakyat . Karena Tuhanlah yang akan memegahkan dirimu.

“Syukur kita melihat bahwa kepala desa Sopo orangnya merakyat, tidak memegahkan diri depan rakyat tetapi ia melayani, pemerintah itu harus merendahkan diri bukan memegahkan diri. Kalau ada yang memegahkan diri maka siap sudah dia menghuni lembaga pemasyarakatan.” ungkapnya di sambut tepuk tangan ratusan masyarakat yang hadir mengikuti ibadah tersebut.

Terkait SPJ yang lama di masukan, Camat Boimau di depan kadis PMD mengakui SPJ tahun 2017 kecamatan Amanuban Tengah baru dua desa yang di serahkan, selain itu masih dalam proses.

Camat Boimau berjanji akan segera meminta para kepala desa untuk memasukan SPJ 2017.
“Yah dalam waktu dekat kita akan masukan.” katanya

Pantauan media ini, turut hadir  Kadis PMD Kabupaten TTS, George Mella, Camat Amanuban Tengah, Welhelmus Boimau, kepala desa Nobi-Nobi, Gustaf Nakamnanu, Danramil Niki-Niki yang di wakili, Andreas Sanam, Lurah Niki-Niki dan para kontraktor di Niki-Niki. (Son)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *