Kecamatan Kot’Olin Butuh SMU

oleh -4.4K views

Kota SoE,Fakta TTS-Sejak ditetapkan sebagai kecamatandefinitive tahun 2003 lalu, kecamatan Kot’olin hingga kini belum memiliki Sekolah Menengah Umum (SMU) di wilayah itu untuk menampung lulusan dari sekitar lima SMP yang ada di wilayhitu. Oleh Habel Mantolas, warga desa O’bibi kecamatan Kotolin, dirasa sebagaisuatu persoalan penting yang patut mendapat perhatian pemerintah.

Habel Mantolas mendatangi redaksi Fakta TTS, Sabtu (8/12/2018) menyampaikan aspirasi warga setempat. “kami disana butuh ada satu SMA untuk tampung lulusan SMP. sejak Kotolin jadi kecamatan tahun 2003 kami belum punya SMA,”kata Mantolas.

Dia mengatakan karena tidak ada SMA banyak lulusaa SMP yang tidak melanjutkan sekolah karena pertimbangan lokasi SMA yang jauh. Ada yang melanjutkan sekolah namun itu di SoE dan Kupang yang dari sisi ekonomi membutuhkan biaya tambahan. “ada juga yang lanjut ke SMA di SoE dan di Kupang tapi itu tidak banyak. Kebanyak tidak lanjut karena sekolah jauh,”kata Mantolas yang mengaku setiap tahun selalu membawa anak-anak usia sekolah dari Kotolin untuk masuk SMA Sudirman di Kota Kupang. Mereka yang dibawa ke Kupang kata Mantolas umumnya numpang dengan kenalan orang tua atau keluarga.

Di kecamatan Kotolin kata Mantolas kini memiliki sekitar lima SMP yakni SMP Negeri Obibi, SMP Negeri Kotolin, SMP Karya, Satap Noelunat dan Satap Taeusapi. Lulusan dari sekolah-sekolah tersebut mencapai ratusan orang.

Ruba Banunaek, anggota Komisi IV DPRD TTS mengatakan darikondisi jumlah SMP yang ada, di Kotolin layak untuk didirikan satu SMA untukmenampung lulusan yang ada. Pemerintah daerah kata wakil partai Golkar inipatut menindaklanjuti aspirasi warga ini dengan berkoordinasi dengan pemerintahprovinsi yang berwenang mengurus pengadaan sekolah menengah baru di daerah. Sebagaiwakil rakyat, ia berjanji akan mengawal pemenuhan aspirasi yang disampaikanwarga tersebut.Rubasempat menghubungi kepala dinas pendidikan kabupaten TTS, Eddy Sipa. Dan daripembicaraan lewat telepon tersebut Eddy Sipa mengatakan pembangunan SMA diKotolin sudah masuk dalam rencana pembanguan bidang pendidikan di kabupatenTTS. (jmb)

Foto: Habel Mantolas)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *