Musrenbang 2019, Prioritaskan Program P1 Yang Tertunda

oleh -3.5K views

Kota SoE,Fakta TTS-Pemerintah daerah (pemda) Timor Tengah Selatan (TTS) Sejak Senin (5/2/2018) menggelar musyawarah pembangunan (Musrembang) tingkat kecamatan untuk menentukan program pembangunan tahun 2019 mendatang di kabupaten TTS. Musrenbang ini akan berlangsung hingga 23 Februari 2018.

Pantauan Fakta TTS dalam Musrenbang kecamatan Kota SoE, Rabu (7/2/2018) di kantor kecamatan setempat, warga ibu kota maupun aparat pemerintah dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan anggota DPRD TTS dari Dapil Kota seperti Eggy Usfunan dan Abdurahman berbaur membahas tentang realisasi program yang sudah terlaksana dan program yang akan dilalukan di Kota SoE di tahun 2018. Sekda TTS, Marten Selan,SH juga turut ambil bagian dalam Musrenbang tersebut.

Kepada Fakta TTS, Marten Selan menegaskan bahwa Musrenbang 2019 ini harus memprioritaskan pelaksanaan program prioritas pertama (P1) yang belum terakomodir dalam pembangunan tahun sebelumnya sejak ditetapkan sebagai program P1. Ia mengakui kalau ada program P1 yang sejak ditetapkan tahun 2014 lalu belum dilaksanakan sehingga harus direalisasikan di tahun 2019 mendatang.

“Nanti kita lihat yang sudah diusulkan namun belum masuk maka akan diprioritaskan di tahun 2019.  Dalam UU nomor 25 tahun 2004 tentang sistim orencanaam pembamgunan nasional Itu dijelaskan kalau program yang sudah masuk P1 wajib dilaksanakan. permendagri nomor 114 tahun  2014 tentang perencamaam pembangunan ditingkat desa juga mengamanatkan demikian jadi tidak ada alasan P1 kita tidak masukan,”katanya.

Sekda Marten menjelaskan itu ketika dimintai tanggapannya tentang pernyataan Jermias Bussi, warga kelurahan Kota Baru bahwa pengamatan dia ada sejumlah program pembangunan.di wilayahnya yang tidak terlaksana padahal sudah ditetapkan sebagai program P1 dalam musrenbang sebelummya.
“Saya harap dalam musrenbang ini pemerintah perlu sampaikan persentasi realisasi P1 tahun lalu supaya kita tahu karena ada P1 yang tidak terlaksana padahal masyarakat butuh program itu sehingga masuk prioritas,”katanya.

Sekretaris Bappeda TTS, Dominggus Mella menjamin program P1 tahun sebelumnya yang belum terealisasi akan diakomodir di musrenbang tahun 2019 ini.

Dominggus mengakui kalau untuk kecamatan Kota SoE ada sejumlah program P1 yang belum terealisasi namun sebagian besar telah direalisasi seperti dibidang Infrastruktur Pengembangan Wilayah (IPW). Program P1 IPW dalam Kota SoE yang terealisasi diantaranya peningkatan jalan dan jembatan di dalam Kota SoE, ruas jalan Kuatae-Tubuhue, ruas jalan sirtu di kelurahan Nonohonis, ruas jalan baru di kelurahan Cendana, jembatan yang menghubungkan kelurahan Karang sirih-Kota baru-Nonohonis-Oekefan-Nunumeu. Selain itu pembangunan daerah irigasi di Karang sirih,Cendana, Kobekamusa dan Noemeto, sertifikasi tanah masyarakat di 13 desa/kelurahan dan sejumlah program lain di sejumlah bidang pembangunan. (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *