Audien Pendemo-Kejari TTS: “TP4D Hanya Bertanggungjawab Soal Administrasi”

oleh -1.4K views
Kota SoE,fakta-tts.com – Dalam audien antara Kejari TTS dengan wakil para pendemo, pihak Kejari TTS melalui kasie Intel Mourits Kolobani dan kasie pidsus Khusnul Fuad menyampaikan selaku TP4D dalam proyek pembangunan RSP Boking, pihak Kejari TTS hanya bertanggungjawab atas administrasi pelaksanaan proyek tidak pada pelaksanaan fisik proyek di lapangan sehingga jika kemudian ada indikasi penyimpangan pekerjaan fisik itu bukan tanggungjawab TP4D.
“Kami mengawal administrasi proyeknya apakah sudah berjalan sesuai peraturan yang ada misalnya Perpres pengadaan barang jasa apa sudah sesuai atau tidak,soal tekhnis pelaksanaan fisik dilapangan itu seperti apa bukan tanggungjawab kami,”kata Mourits di depan Yerim Yos Fallo, Ferdi Kase,Mis Faot, Frit Ati dan sejumlah wakil lain dari aliansi massa pendemo.
Yerim Fallo sempat menanyakan soal pengetahuan TP4D terkait dengan administrasi pengalihan sejumlah dana proyek yang dibiayai DAU ke proyek RSP Boking yang dibiayai DAK, namun hal itu tidak disampaikan  secara jelas oleh pihak Kejari TTS.
Yerim juga menyampaikan harapannya kepada penegak hukum untuk mengkonfirmasi pengalihan dana tersebut ke pihak Badan anggaran (Banggar) DPRD TTS.
Khusnul Fuad mengatakan pihaknya akan profesional dalam menjalankan peran sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) jika berkas perkara tersebut di limpahkan Polres TTS ke Kejari TTS.
Diakhir audien wakil pendemo menyampaikan harapan mereka agar penyelidikan kasus RSP Boking dilakukan secara obyektif, tidak melindungi oknum-oknum tertentu yang punya tanggungjawab besar dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Mereka melihat rakyat TTS berharap besar atas keberadaan RSP Boking tersebut karena selain dapat mendekatkan akses layanan medis ke masyarakat, keberadaan RSP tersebut juga  sebagai penunjang proses pemekaran DOB Amanatun dari kabupaten TTS, namun dari fakta yang terungkap proyek tersebut terkesan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadi dengan mengaabaikan kepentingan rakyat. “Kami minta ini diusut secara obyektif, agar kita tahu siapa-siapa yang bermain sehingga kepentingan rakyat jadi korban,”kata Fallo.
Usai beraudien dengan Kejari TTS para demonstran menuju Polres TTS.
(Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *