Bupati Lantik Pengurus LPA Amanatun, Kebanyakan Pengurus  Berpendidikan Tinggi

oleh -2.1K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eppy Tahun, Jumat (22/11/2019 melantik Dewan Pengurus Lembaga Pemangku Adat (LPA) Amanatun di di GOR Nekmese SoE. Acara pelantikan dan pengukuhan pengurus itu dihadiri, asisten I Setprov NTT, Dandim 1621/TTS dan Kapolres TTS.

Diawal sambutan Bupati Eppy Tahun menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus karena hampir semuanya berpendidikan tinggi. Ada yang bergelar sarjana,.strata I, strata 2 bahkan ada beberapa orang pengurus yang bergelar doktor.
Bupati Eppy Tahun berharap dengan komposisi pengurus yang ada, organisasi LPA Amanatun dapat berjalan baik karena dikelola oleh orang-orang berpendidikan.

“Semoga dapat menjalankan Tugas dan tanggungjawab dengan sebaik baiknya.

Karena organisasi ini punya potensi yang bagus untuk dikembangkan  yang penting dalam pengelolaannya jauh dari kepentingan pribadi yang penting organisasi diurus secara baik. Perlu transparansi dan hubungan baik dalam pengelolaannya,”kata Eppy Tahun.
Disampaikan pada moment politik biasanya organisasi – organisasi bentukan masyarakat dimanfaatkan untuk tujuan politik. “pesta politik tidak boleh merusak hubungan dalam organisasi,”katanya.
Sekretaris LPA Amanatun, Johanis Ninu kepada wartawan mengatakan komposisi pengurus organisasi tersebut paling banyak diisi oleh yang berpendidikan tinggi termasuk kaum akademisi yang masuk dalam bidang penelitian karena pihaknya menginginkan pikiran-pikiran cerdas dalam menyusun dan mengeksekusi program-program kerja organisasi. “Iya,rata-rata orang berpendidikan tinggi, ada dari akademisi juga karena kami inginkan pikiran-pikiran cerdas dalam program kami,”katanya.
Pelantikan dan pengukuhan kepengurusan ditandai dengan penyematan Pin pengurus kepada segenap pengurus.
Usai sambutan Bupati dilanjutkan dengan pengalungan sarung adat oleh ketua LPA Amanatun, Drs. Daniel Banunaek didampingi bupati Eppy Tahun kepada
asisten gubernur NTT sebagai tanda pemprov NTT adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberadaan dan kelanjutan aktifitas organisasi LPA Amanatun.
Asisten I Setprov NTT mewakili gubernur NTT, Victor Laiskodat juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus LPA Amanatun yang baru dilantik.
Keberadaan organisasi tersebut dikatakan sebagai bentuk upaya amsyarakat dalam menjaga dan melestarikan adat dan budaya sebagai hak yang telah mendapat pengakuan negara.
Adat dan budaya daerah merupakan suatu potensi pariwisata daerah yang dalam pelestarian, pengembangannya perlu dorongan dan kerjasama yang baik semua elemen masyarakat termasuk lembaga adat.
Diharapkan Organisasi LPA Amaantun tidak menjadi organisasi ‘Papan nama’ namun punya kontribusi nyata kepada pembangunan dengan sejumlah program kerjanya.
Ketua LPA Amanatun dalam pidatonya menyampaikan organisasi tersebut siap mendukung program-program presiden, gubernur NTT dan bupati TTS dalam membangun masyarakat. “Kita dukung program presiden, gubernur dan bupati dalam membangun masyarakat dengan bekerja keras,”katanya.
Mantan bupati TTS ini mengatakan pihaknya mendorong pemerintah dalam mendirikan ‘rumah Amanatun’ (DOB Amanatun) yang kini dalam proses.
Daniel Banunaek menyampaikan terimakasih dari LPA Amanatun atas dukungan dari pemerintah dan para pembina LPA Amanatun yakni gubernur NTT, bupati TTS dan Jhoni Asadoma (wakapolda NTT) atas pelantikan pengurus LPA Amanatun yang telah dilangsungkan. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *