Dana Jampersal ‘Parkir’ di Rekening RSUD SoE, Sudah Lebih Dari 2 Tahun

oleh -1.2K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Dana jaminan pembiayaan persalinan (Jampersal) bagi tenega medis di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sudah lebih dari dua tahun sejak tahun 2017 lalu tidak terbayarkan. Dana jasa medis untuk pelayanan pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk pelayanan KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir itu terparkir di rekening RSUD SoE.

Direktur RSUD SoE, dr. Ria Tahun, Senin (28/10/2019) mengatakan dana ratusan juta tersebut tidak bisa dibayarkan ke tenaga medis yang berhak karena belum adanya payung hukum yang bisa dipakai sebagai dasar pembayaran yakni peraturan bupati (perbup). “Dananya ada di rekening, belum bisa kita bayarkan karena belum ada perbup, kita mau bayarkan tapi aturannya belum ada mau bagaimana,”kata dokter Ria yang tidak menyebut angka pasti dana Jampersal dari APBN yang tersimpan di rekening tersebut.
Dikatakan dalam waktu dekat pihaknya baru akan menyusun draf perbup tersebut. Dalam draf tersebut kata dokter Ria akan dijelaskan kriteria dan besaran jatah bagi tenaga medis  yang berhak menerima.
Diakui bahwa ada tenaga medis yang menuntut agar dana tersebut segera dibayarkan namun pihaknya belum bisa memenuhi itu karena belum ada dasar hukum pembayarannya. “Yang minta untuk bayar itu, mereka mau hanya tenaga ini-ini saja yang dibayar, yang lain tidak usah dibayar tapi disini saya sebagai ibu tak mau seperti itu karena dalam pelayanan persalinan itu banyak bagian yang terlibat, nah kalau hanya bagian tertentu saja yang dibayar bagaimana dengan lainnya, nanti bisa jadi masalah baru,”katanya.
Dikutip dari halaman dinkes.balangankab.go.id,
Sasaran Jampersal adalahIbu hamil, Ibu bersalin, Ibu nifas (sampai 42 hari setelah melahirkan) dan  Bayi baru lahir (sampai dengan usia 28 hari)
Adapun jaminan pembiayaannya meliputi :
a. Pemeriksaan kesehatan
b. Pertolongan persalinan
c. Pelayanan nifas
d. Pelayanan KB pasca persalinan
e. Pelayanan bayi baru lahir
Peserta program Jampersal adalah seluruh ibu hamil yang belum memiliki jaminan persalinan (tidak tertanggung di dalam kepesertaan ASKES, Jamkesmas, Jamkesda, Jamsostek dan asuransi lainnya).
Pelayan yang didapat oleh peserta Jampersal meliputi:
Pemeriksaan kehamilan (ANC) sekurang-kurangnya 4 kali (1kali di trimester I, 1 kali di trimester II, dan 2 kali di trimester III), Persalinan normal, Pelayanan nifas normal, Pelayanan bayi baru lahir normal, Pemeriksaan kehamilan resiko tinggi, Pelayanan pasca keguguran, Persalinan per vaginam dengan tindakan emergensi dasar, Pelayanan bayi baru lahir dengan tindakan emergensi dasar, Pemeriksaan rujukan kehamilan pada kehamilan resiko tinggi, Penanganan rujukan pasca keguguran, Penanganan kehamilan ektopik terganggu (KET), Persalinan dengan tindakan emergensi komprehensif,.Pelayanan bayi baru lahir dengan tindakan emergensi komprehensif,.Pelayanan KB pasca persalinan, Pelayanan Jampersal tidak mengenal batas wilayah, artinga peserta berhak mendapatkan pelayanan dimanapun berada dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) / Identitas diri lainnya.(jmb)
__________________
Foto: dr. Ria Tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *