Di GMIT Baki, Gubernur Tegaskan Desa Wajib Bentuk BumDes

oleh -2.8K views
Baki,Fakta TTS-Dalam tiga hari rangkaian agenda kedinasannya di kabupaten TTS Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), Senin (28/1/2019) berkunjung ke desa Baki kecamatan Amanuban tengah dan bertatap muka dengan masyarakat setempat di GMIT Paulus Baku Klasis Amanuban Tengah Utara.
Pada kesempatan tersebut gubernur Viktor menyinggung soal pentingnya pengawasan pihak gereja dalam pelaksanaan dana desa untuk membangun masyarakat.
“Gereja memiliki kontribusi dan tanggungjawab yang besar bersama pemerintah Desa melakukan pengawalan dan pengelolaan dana desa,”katanya.
Dalam pemanfaatan dana desa tersebut gubernur menegaskan agar semua desa wajib membentuk Badan Usaha Milik Desa (BumDes) karena dengan BumDes pembangunan ekonomi masyarakat yang juga adalah jemaat, bisa lebih terfokus.
“BUMDes yang ada bisa merealisasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat,”katanya.
Dikatakan selama ini penggunaan dana desa sebagian besar untuk pembiayaan infrastruktur sehingga mulai saat ini setiap desa wajib membentuk BUMDes yang fokus pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan gereja wajib berperan aktif melibatkan semua jemaat untuk mengelola BUMDes tersebut sehingga ada produk unggulan yang dihasilkan oleh masyarakat.
“Semua desa wajib miliki BUMDes dan harus punya minimal satu produk unggulan dan Pemerintah Daerah wajib melakukan pemasaran berupa mewajibkan setiap kepala OPD untuk membeli produk unggulan dari BUMDes sehingga mendorong tingkat pertumbuhan ekononomi masyarakat,”kata gubernur Viktor Laiskodat.
Ketua Klasis Amanuban Tengah Utara, Pdt. SB. Telnoni-Tahun mengatakan kunjungan Gubernur NTT bersama rombongan tersebut merupakan kunjungan perdana Pemerintah ke wilayah jemaat tersebut sejak didirikan tahun 2013 lalu.
“Kami sangat berterima kasih karena Gubernur NTT dan Bupati dan Wakil Bupati TTS terpilih bersama semua rombongan berkenan datang ke tempat kami, walaupun kondisi sangat sederhana namun tetap bersedia mengunjungi dan melawat kami semua,” ungkapnya.
Terkait peran GMIT Paulus Klasis ATU, pihaknya selama ini telah menjalin kemitraan dengan Pemerintah Desa setempat terutama dalam perencanaan pembangunan desa.
Namun belum ada BUMDes sehingga pihaknya akan mendorong pembentukan BUMDes serta terlibat langsung dalam perencanaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa terutama jemaatnya yang berdomisili di Desa Baki.
“Kami ingin melihat jemaat kami maju dan bertumbuh dengan semua potensi yang dimiliki, terutama pemberdayaan ekonomi masyarakat dan menunjang kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu Gubernur NTT VBL didampingi Wakapolda NTT Brigjen Pol Johny Asadoma, Bupati TTS terpiklih Epy Tahun, Wakil Bupati TTS terpilih Jhony Army Konay, Dandim 1621/TTS Letkol Rhino Tuwo, Wakapolres TTS Kompol Herman Bessie, dan sejumlah pejabat  dari provinsi NTT dan Kabupaten TTS. (*/Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *