PLN Jangan ‘Cuci Tangan’ Soal Setoran Pasang Listrik di Skinu

oleh -1.4K views
Kota SoE,fakta-tts.com – Manajemen PLN cabang SoE-Timor Tengah Selatan (TTS),NTT tak boleh cuci tangan dalam arti tidak mau mencampuri penyelesaian persoalan penyetoran uang warga desa Skinu kecamatan Toianas ke oknum tertentu untuk pemasangan listrik PLN.
Meski uang yang disetor warga bukan ke PLN namun tujuan penyetoran ke oknum tertentu adalah untuk pemasangan listrik PLN maka PLN wajib ikut terlibat dalam penyelesaian masalah itu karena bagaimanapun nama PLN dikaitkan dalam persoalan itu.
Demikian dikatakan wakil ketua DPRD TTS, Relygius Usfunan kepada fakta-tts.com, Selasa (22/10/2019) di ruang kerjanya.
“”PLN pengawasannya harus ketat. PLN jangan cuci tangan. Kalau PLN biarkan berarti PLN biarkan pungli atas nama PLN,”katanya.
Relygius mengatakan dalam pertemuan dengan DPRD TTS di ruang Komisi IV sehari sebelumnya warga menyampaikan uang untuk pemasangan listrik disetor kepada tiga oknum dengan profesi berbeda yakni Pace Tulalesi yang dikenal sebagai instalatir listrik, Hermanus Sae ikepala desa Skinu dan satu oknum anggota TNI. Uang yang disetor tersebut jumlahnya bervariasi dengan waktu penyerahan yang berbeda. Ada warga yang masih memegang bukti penyerahan uang.
Warga yang membayar ada yang berstatus pelanggan sehen PLN dan ada yang bukan pelanggan sehen artinya uang diserahkan untuk permohonan instalasi listrik PLN.
Yang berstatus pelanggan sehen kata Usfunan yakni Aser Nenometa, Yakobus Kase, Daniel Lopsau, Mikael leo, Eduard Betty, Felipus Nenometa, Yulius Nenometa, Seprianus Nenometa, Eliaser Kabu, Yustus Tafuli dan Melianus Nenabu. Sementara yang bukan pelanggan sehen namun sudah menyetor uang antara Rp 500.000 hingga Rp 1,5 juta Adalah Fredik Lopsau, Gerson Seran, Elisa Nayumeta dan Elisa Taek.
Eggy Usfunan mengatakan pihaknya akan menyurati PLN SoE untuk minta penjelasan tertulis. Pihaknya juga akan memanggil kades Skinu melalui pemerintah daerah TTS.
Eggy menambahkan pihaknya cukup prihatin dengan persoalan yang dialami sejumlah warga Skinu tersebut karena saat ini lampu Sehen sudah dicopot dan ada rumah warga tersebut gelap.
Kepala PLN SoE Hendra Aditya yang dikonfirmasi mengatakan proses pemasangan baru yang dilayani PLN untuk warga Skinu adalah yang sudah lunas baik tunggakan sehen maupun biaya Pasang Barunya. warga yang beum terproses pengajuan Pasang barunya itu karena belum ada pelunasan tunggakan sehen dan biaya pasang baru.
Untuk masalah uang yang disetor ke oknum atas nama Hermanus Sae kami PLN Soe tidak tau menahu tentang hal terssbut. “baiknya dilaporkan ke pihak berwajib saja.Terimakasih,”katanya lewat layanan WhatsApp.
Ia menambahkan pihaknya siap membantu warga untuk terlayani listri PLN namun harus sesuai prosedur.
“Kami siap membantu untuk warga bisa segera menyala sesuai prosedur tetapi untuk mengusut oknum tersebut, kami tidak ada wewenang ke sana.Yang tepat adalah di Kepolisian karena masuk ranah kriminal penipuan,”katanya.
Ia berharap warga yang mengadu ke DPRD bisa ke kantor PLN untuk dicek nama-nama mereka dalam sistim PLN. “warga yang sekarang ke DPRD mungkin stelah itu bisa merapat ke kantor PLN supaya bisa kami bantu lacak nama-namanya di sistem baik yang sudah ada maupun belum ada dalam daftar tunggu Pemasangan Baru,”jelasnya. (Jmb)
_____________
Foto : Religius Usfunan
Foto 2: Hendra Adtya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *