Ada Bantuan Dana Tunai & Non Tunai Untuk Warga Dari Dana Desa, APBD TTS & PKH 

oleh -2.6K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Ada kebijakan pemerintah  untuk memberikan bantuan dana tunai bagi warga dalam rangka membantu perekonomian warga ditengah pandemik corona virus disease 2019 (covid-19).
Untuk kabupaten TTS Ada dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari  Dana Desa sebesar Rp 600.000/Kepala Keluarga (KK)/bulan, Ada BLT yang bersumber dari APBD TTS sebesar Rp 150.000/bulan/KK dan ada juga bantuan non tunai atau sembako dari PKH yang besarannya Rp 200.000/KK/bulan.
Demikian informasi yang dihimpun fakta-tts.com dari Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten TTS, George Dominggus Mella dan wakil ketua DPRD TTS, Religius ‘Eggy’ Usfunan, Selasa (21/4/2020).
Kadis George Dominggus Mella menyampaikan setiap desa wajib mengalokasikan dana desa untuk BLT tersebut. Besaran alokasi tiap desa untuk BLT dikatakan bisa tidak sama tergantung jumlah Dana desa sesuai yang termuat dalam APBDes. Pemerintah menetapkan batas minimal dan maksimal persentase alokasi dana desa untuk BLT tersebut antara 25 hingga 35 persen. “Besar alokasi dana desa untuk BLT berfariasi tergantung dari besaran anggaran dana desa di masing-masing desa. Batas alokasi paling tinggi 35 persen dan paling rendah 25 persen dari besaran dana desa di setiap desa, “Katanya.
Disampaikan tim relewa  pemerintah tengah melakukan pendataan terhadap KK yang layak menerima sesuai ktriteria yang ditetapkan.
“tim relawan yang terbentuk di desa akan melakukan pendataan terhadap keluarga miskin, keluarga yang terdampak covid-19 dan keluarga yang kesakitan dan tidak dapat bantuan apapun seperti PKH dan bantuan lain dari pemerintah,”katanya.
Setelah tim relawan melakukan pendataan, lanjut Minggus akan dilakukan Musdes sebagai salah satu tahapan untuk verifikasi terhadap data yang sudah dilakukan tim, agar memastikan calon penerima BLT itu benar obyektif atau sama sekali tidak tersentu dengan bantuan lain sehingga tidak terjadi pendobelan.
“Nanti kita lakukan verifikasi data oleh tim relawan sehingga tidak terjadi pendobelan penerima bantuan tersebut. Jangan sampai terjadinya pendobelan,”ucap Minggus.
Setelah verifikasi untuk memastikan keabsahan dan validasi data, kata kadis Dominggus akan diserahkan ke Bupati untuk memulai berproses karena bantuan langsung tunai, yang direncanakan akan masuk langsung ke rekening penerima.
Karena itu, Minggus mengatakan, pendamping desa dengan tim relawan agar memfasilitasi pembukaan rekening penerima BLT dana desa, karena harus via rekening. Sebab pendataan sudah berlangsung dan diharapkan akan berakhir pada 25 April mendatang.
Eggy Usfunan mengatakan pemerintah harus dapat memastikan kalau tidak ada pendobelan pemberian bantuan terhadap satu KK. Ini karena saat ini ada sejumlah kebijakan bantuan dana tunai kepada masyarakat dari pemerintah. Ada BLT yang bersumber dari Dana Desa, ada bantuan dana cash Rp 150.000/KK dari APBD TTS yang totalnya Rp 13,8 miliar, dan ada juga dari program PKH sebesar Rp 200.000/KK yang bersifat non tunai atau dalam bentuk barang paket sembako.
Ketiga jenis bantuan tersebut setahu Eggy akan mulai direalisasikan terhitung April ini selama tiga bulan. “Bantuan ini akan berlangsung tiga bulan terhitung April. Untuk BLT dana desa Rp 600 ribu/KK/ bulan, PKH Rp 200.ribu/bulan/kk, dari APBD Rp 150 ribu/KK/bulan. Ini tak boleh ada pendobelan penerima sehingga data penerima harus akurat, yang terima PKH tak boleh dapat lagi yang dari dana desa atau APBD,”katanya.
Untuk dana desa kata Eggy  jika desa kurang dari Rp 800 juta maka alokasi untuk BLT maksimal 25 persen dan jika dana desa Rp 800 juta – Rp 1,2 miliar maka BLT dari dana desanya 30 persen. Dan kalau lebih dari Rp 1,2 miliar maka alokasi untuk BLT maksimal 35 persen dari jumlah dana desa. “Itu sesuai permendes nomor 6 tahun 2020,”katanya.
Ia mengimbau kepada warga agar jika mendapati kejanggalan di lapangan terkait pemberian bantuan tersebut maka segera dilaporkan ke pemerintah. Ia juga meminta kepada pemerintah untuk mensosialisasikan secara benar kepada masyarakat soal syarat atau kriteria penerima bantuan.
Dewan kata Eggy juga akan melakukan pengawasan ketat soal pembagian BLT di lapangan. (Jmb)

One thought on “Ada Bantuan Dana Tunai & Non Tunai Untuk Warga Dari Dana Desa, APBD TTS & PKH 

  1. Luar biasa kebijjakan Pemkab. TTS. Ini adalah langkah strategis yg sangat mengena ketika masyarakat terjepit secara ekonomi. Kalau saya boleh beri saran, sebaiknya bantuan diberikan dalam bentuk SEMBAKO karna skarang masyarakat lebih banyak dirumah sehingga perlu ketersediaan bahan pangan. Kalau diberikan uang tunai maka ada peluang terjadi peningkatan monilisasi orang karna hendak pergi ke pasar atau toko untk berbelanja sehingga banyak biaya yg keluar dan sirkulasi orang ke tempat2 perbelanjaan akan meningkat. Mohon maaf apabila saran ini tdak berkenan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *