Aroma Cendana dari Jenasah Eduard Nabunome, Tercium Saat Tiba di Rumjab Wabup

oleh -4.8K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Jenasah Eduardus Nabunome, atlet lari berprestasi Internasional itu dibawa dari Jakarta untuk dimakamkan di kampung halamannya di desa Kaeneno kecamatan Fautmolo kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam perjalanan ke Kaeneno, jenasah yang dijemput keluarga dari Kupang sempat disemayamkan beberapa jam di rumah jabatan (rumjab) wakil bupati TTS setelah tiba sekitar 10.00 WITA di Kota SoE. “Awalnya mau singgah sebentar ke kantor bupati tapi tidak ada koordinasi dengan Pemda sehingga saya berinisiatif untuk singgah di rumah jabatan wakil bupati sambil tunggu anak dan cucu yang dalam perjalanan dari Kupang,”kata wakil bupati Army Konay kepada wartawan sesaat setelah prosesi penyambutan jenasah di rumah jabatan wakil bupati. Wabup Army mengaku menjemput jenasah di batas Kota SoE, KM 5.
Kata Wabup Army, ada yang dirasa aneh ketika jenasah mau diturunkan dari mobil jenasah untuk dibawa ke ruang tamu rumah jabatan. “Aroma Cendana menyengat begitu pintu mobil jenasah dibuka, saya rasa sekali bau harum Cendana tadi,”kata Army usai menyelimuti peti jenasah dengan kain sarung tenunan khas Mollo di ruang tamu Wabup.
Tak hanya Wabup Army yang merasakan aroma Cendana tersebut. “Bau harum Cendana menyengat sekali, saya rasa sekitar dua menit saat jenasah mau diturunkan,”kata Aleks Nabunome, kakak almarhum kepada wartawan.
Army Konay menafsirkan aroma wangi Cendana itu sebagai pesan kalau almarhum pernah mengharumkan nama TTS, NTT bahkan Indonesia sebagai pelari. Informasi yang diperoleh Wabup Army, torehan rekor Eduardus Nabunome di cabang atletik 10 kilometer hingga kini belum terpecahkan.
Ia berharap prestasi hebat yang ditorehkan Eduardus Nabunome dapat menjadi motivasi bagi kaum muda TTS untuk mengukir prestasi di bidang atletik.
Ia berinisiatif meminta kepada keluarga untuk semayamkan jenasah Eduardus Nabunome di rumah jabatan itu karena rumah jabatan Wabup yang sebelumnya adalah rumah jabatan Bupati itu adalah rumah sejarah masyaeakat TTS.
“Almarhum telah mencatatkan sejarah dalam hidupnya bagi daerah ini sehingga saya minta kepada keluarga untuk disemayamkan sebentar di rumah jabatan yang juga bersejarah ini,”katanya.
Pihak dinas pemuda dan olahraga serta badan pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) kabupaten TTS ikut bersama Wabup Army dalam penyambutan jenasah di rumah jabatan wakil bupati tersebut.
Eduardus Nabunome meninggal di Jakarta pada Senin 12 Oktober 2020. Pengakuan kekuarga almarhum mengidap sakit jantung. Almarhum meninggalkan isteri dan lima orang putera dan satu orang putera.(Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *