Bertemu Bupati Eppy Tahun, DPRD NTT : ‘Ada Perhatian Lebih Untuk TTS di Infrastruktur Jalan’ 

oleh -740 views
Kota SoE, fakta-tts.com – Pimpinan dan sejumlah anggota DPRD provinsi NTT, Rabu (30/9/2020) siang mengunjungi kabupaten TTS.
Dalam kunjungan tersebut Emy Nomleni,ketua DPRD NTT,  Ince Sayuna, Reny Marlina Un, Hugo Kalembu, Viktor Mado Watun, Leonardus Leko, Gabriel Manek, Yohanes Lakapu dan Oktoviana L.V Kota bertatap muka dengan bupati Eguaem Piether ‘Eppy’ Tahun dan sejumlah penjabat pemkab TTS di ruang rapat bupati.
Ketua komisi III DPRD NTT, Hugo Kalembu diawal rapat menyampaikan maksud kedatangan mereka untuk mendapatkan informasi berkaitan dengan pekaksanaan sejumlah bidang pembangunan dari Pemprov NTT di  kabupaten TTS.
Diantaranya soal status ruas jalan provinsi di TTS, soal penyertaan modal pemkab TTS di bank NTT, realisasi pajak kendataan bermotor, pengoperasian samsat online, status lahan UPT Pendapatan dan Aset Daerah dan UPT dinas Lingkungan hidup dn kehutanan Provinsi NTT di kabupten TTS.
.
Terkait pembangan jalan provinsi di kabupaten TTS, Kadis PUPR kabupaten TTS, Lens Liu , kepada fakta-tts.com sebelum pertemuan menyampaikan ada sekitar 10 ruas jalan provinsi di kabupaten TTS yang total panjangnya sekitar 350 kilometer. Ruas-ruas jalan tersebut diantaranya SoE-Kapan, Kapan-Nenas, Nenas-Sutual, Sutual-Noelelo, Kapan- Batas kabupaten TTU, Simpang Niki niki-Oinlasi, Oinlasi-Boking, Batu Patih -Panite, Panite-Kolbano, Kolbano-Bking, Boking-Batas Malaka dan dalam Kota SoE.
Disampaikan Lens Liu dari ruas-ruas tersebut ada Empat ruas jalan yang tahun 2020 ini dianggarkan Pemprov NTT yakni ruas SoE-Kapan, Kapan-Nenas, Nenas-Sutual dan Oinlasi-Boking.
“Itu sudah tender dan kayaknya sudah jalan aktifitas fisiknya,”kata Kena yang ikut mendampingi bupati Eppy Tahun dalam pertemuan tersebut.
Dalam pertemuan Hugo Kalembu mengatakan Pemprov NTT punya perhatian lebih ke kabupaten TTS kaitanya dengan pembangunan infrastruktur jalan karena kabupaten tersebut memiliki sejumlah potensi unggulan.
Pembangunan ruas jalan yang dianggarkan tahun ini kata Hugo dibiayai dengan dana pinjaman dari bank NTT dan Sarana Mukti Infrastruktur (SMI). (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *