Dana Pensiun ASN di TTS Terpotong Sejak 2018, DPRD Panggil Bank dan Taspen

oleh -9.6K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Sejumlah Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengadu ke DPRD Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) soal dana pensiun mereka yang berkurang dari jumlah yang biasa diterima sebelumnya. Kekurangan hak para pensiunan itu sudah berlangsung dari tahun 2018 lalu.

Demikian disampaikan ketua Komisi 2 DPRD TTS, Imanuel Olin kepada fakta-tts.com Senin (7/9/2020) di kantor DPRD TTS.
Dikatakan Imanuel Olin, sesuai pengaduan para pensiunan kepada DPRD, jumlah dana yang terpotong bervafariasi rata-rata 10 persen dari besaran dana yang diterima masing-masing pensiunan.
“Jumlahnya bervariasi sekitar 10 persen dan ini sudah terjadi sejak tahun 2018. Alasan pemotongan mereka sendiri (pensiunan) tidak tahu. Penjelasan awal katanya ada yang pinjam. Hanya menurut mereka pinjaman mereka membengkak,”katanya.
Pertemuan komisi 2, sejumkah penisuanan, Bank Mandiri Taspen, BRI, BNI dan Bank NTT tersebut kata Olin belum menghasilkan kesimpulan atau rekomendasi dari komisi karena pihak Taspen sebagai pengelola dana tidak hadir sehingga diagendakan rapat lanjutannya pada Jumat pekan ini. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *