Hasil Program Dana Desa Tobu 2019 Diserahkan ke Masyarakat, Ini Kegiatannya

oleh -2.6K views
Tobu, fakta-tts.com – Hasil realisasi pelaksanaan program dana desa Tobu kecamatan Tobu kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) diserahkan kepada masyarakat setempat selaku sasaran program dalam Musyawarah Desa Serah Terima (MDST) porgram di kantor desa Tobu, Rabu (22/1/2020).
Penyerahan hasil pekerjaan dilakukan secara simbolis dengan penyerahan kunci pintu kepada salah satu penerima bantuan rumah. Penyerahan kunci dilakukan setelah pengguntingan pita di pintu utama rumah tersebut oleh camat Tobu, Yusak Talan didamping kepala desa Tobu, Arnoldus Talan,  ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Yupiter Tafui, pendamping program Tonny Kase dan aparat pemerintah kecamatan dan desa serta masyarakat Tobu.
Penyerahan hasil pelaksanaan program dilakukan setelah pembukaan acara MDST oleh kades Arnoldus Hana di kantor desa.

Kades Arnoldus Hana pada kesempatan tersebut menyampaikan penyerahan hasil pekerjaan tersebut dilakukan setelah semua item program selesai dikerjakan. Pelaksanaan program dimulai Juli 2019 dan selesai 100 persen pada November 2019. “Semua pekerjaan sudah selesai 100 persen pada November 2019 tapi kita baru gelar MDST di bulan ini karena sedikit halangan,”katanya.
Kades Arnoldus Hana menjelaskan total anggaran Program Dana desa Tobu tahun 2019 sebesar Rp 1.073.725.194 termasuk dana Silpa tahun 2018 sebesar Rp 260 juta.

Dana SilpaRp 260 juta tersebut digunakan untuk pembangunan jembatan 5×6 meter dan jalan rabat 162 meter ke SMA Tobu,
Untuk anggaran Tahun 2019 kata Kades Arnol kegiatan fisik yang dilakukan yakni jalan sirtu di dusun 3 sepanjang 1.650 meter dan enam deker dengan jumlah dana Rp 329 juta. Kemudian pekerjaan Gedung Paud di dusun 1 dengan dana Rp 142 juta, Rumah layak huni sebanyak 12 unit untuk masyarakat kurang mampu di tiga dusun dengan total dana Rp 304 juta dan pembangunan
Lapangan volly di depan kantor desa dengan dana Rp 37 juta.
Selain kegiatan fisik, juga dilakukan Kegiatan non fisik berupa Pemberdayaan dalam bentuk pemberian bantuan ternak babi untuk enam kelompok masyarakat dengan perkelompok mendapat 10 ekor yang sudah diserahkan di tiga dusun yang disertakan dengan pakan ternak pelet 1,5 ton dan angsa 6 ton. Total dana untuk bantuan ternak babi beserta pakan dan vitamin itu mencapai Rp 78 juta.
Dua kelompok lainnya  mendapat ternak sapi untuk penggemukan, tiap kelompok mendapat 10 ekor sehingga total sapi yang diadakan sebanyak 20 ekor dengan besar dana Rp 120 juta. bantuan sapi juga dilengkapi vaksin dan vitamin dengan total dana Rp 120 juta.
Dijelaskan aktifitas pekerjaan program fisik melibatkan masyarakat setempat sebagai tukang dan pekerja.
Total dana HOK untuk lima kegiatan fisik tersebut sebesar Rp 320-an juta.
Camat Tobu, Yusak Talan mengatakan proses pelaksanaan program sudah sesuai perencanaan. Dan hasil pekerjaan membuktikan adanya kerja keras yang bertanggungjawab dari pihak terkait pelaksana program. Camat Yusak menyampaikan terimakasih atas upaya yang dilakukan sehingga program tersebut bisa dinikmati masyarakat.
Camat Yusak mengharapkan penerima bantuan ternak agar menjaga bantuan yang didapat secara baik sehingga bermanfaat bagi rumah tangga. Ia juga berharap pelaksanaan program dana desa tahun 2020 juga berjalan secara baik. Dana desa Tobu tahun 2020 kata camat sudah tersedia sebesar Rp 1 miliar lebih.
Ketua TPK, Yupiter Tafui saat menyampaikan laporan pertanggungjawaban TPK menyampaikan terimakasih atas partisipasi masyarakat dan unsur lainnya dalam kesuksesan pelaksanaan program dana desa tahun 2019.
Dikatakan dalam melaksanakan perannya, TPK selalu berkoordinasi dengan pihak terkait jika menemui kendala. Kendala yang dialami diantaranya soal ketersediaan air dan keterlibatan masyarakat dalam berswasaya yang masih kurang.
Tonny Kase Pendamping program menyampaikan apresiasi atas hasil pekerjaan yang dilakukan TPK. ada empat poin yang menjadi alasannya mengapresiasi hasil pelaksanaan program tersebut yakni soal TPK yang selalu berkoordinasi dalam menjalankan tugas, Kekompakan dan pembagian tugas yang jelas antar anggota TPK, selalu utamakan kualitas kerja dan pemerintah desa yang selalu turun memantau perkembangan pelaksanaan pekerjaan di lapangan. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *