MUI Kabupaten TTS Ajak Umat Taati Aturan Covid-19

oleh -1.8K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) , H. Rahmad Hasan mengajak masyarakat TTS umumnya dan khususnya umat Muslim untuk mentaati aturan penanganan covid-19 yang disampaikan pemerintah. Ini untuk mencegah meluasnya penyebaran Corona virus Desiase 2019 (Covid-19) di kabupaten TTS mengingat saat ini sudah ada dua warga Kota SoE, ibukota kabupaten TTS yang positif terjangkit covid-19.

Ditemui di kediamannya, Jumat (15/5/2020) Rahmad Hasan menyampaikan taati peraturan pemerintah merupakan cara sederhana namun penting untuk dilakukan demi keselamatan bersama.

Disampaikan Haji Rahmad Hasan pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah dalam mengantisipasi meluasnya penyebaran covid-19 dengan sejumlah cara seperti menjaga jarak antar individu, tidak berkumpul,  menggunakan masker,  dan sejumlah aturan dan kebijakan  lain  karena tentunya apa yang dilakukan pemerintah demi keselamatan masyarakat.
“dalam ajaran Islam itu juga sudah diatur, kalau ada wabah di suatu tempat jangan kesitu. Kalaupun ditempat kamu ada wabah tidak boleh kamu keluar. Covid begitu cepat daya tularnya sehingga kita perlu berhati-hati dan ikut anjuran pemerintah,”katanya.
Disampaikan MUI juga sudah mengeluarkan fatwa terkait upaya pencegahan penyebaran covid, sehingga sebelumnya ia juga sudah menyampaikan himbauan ke masyarakat untuk tidak keluar rumah, jangan mudik dan lainnya. Ini untuk keselamatan masyarakat.
“Ini untuk menjaga keselamatan kita semua,”katanya.
Dikatakan covid-19 ini adalah ujian Tuhan untuk menguji kesabaran umatnya untik mentaati aturan pemerintah. Untuk itu ia menghimbau agar umat mentaati aturan pemerintah dalam penanganan Covid dengan sabar dan terus berdoa.
“Dalam Al Qur’an juga Tuhan mengatakan sekira ada wabah jangan lah mengira bahwa kamu tidak diuji, manusian itu diuji. Sebagaimana tingkat ketaatan mu. Ini ujian,siapa diantara kamu yang sabar dalam ketaatan. Saya himbau kita ikuti saja apa yang disampaikan pemerintah,  sholat juga di rumah saja untuk sementara. Sambil tunggu situasi normal,”katanya.
“kita harapkan  lebaran bersama, tapi karena wabah kita sembayang saja di rumah. Ini menunjukan ketaatan kita kepada Tuhan, Nabi Muhamad dan pemerintah,”tambahnya.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *