PDAM Siap Kelola Air di Fat, Tapi Belum Diserahkan Dinas, Masih Ada Pipa Yang Bocor

oleh -585 views

Kota SoE, fakta-tts.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sudah  menyiapkan konsep pengelolaan air bersih dari sumber air di desa Fat kecamatan Nunkolo. Namun proyek jaringan pipa yang dibangun tahun 2018 lalu itu belum juga diserahkan dinas PRKP sebagai pemilik program.

Konsep pengelolaannya sudah kita siapkan tapi belum ada penyerahan dari dinas, kalau sudah diserahkan pasti kita langsung tindaklanjuti dengan bagaimana pengelolaan air itu,”kata direktur PDAM TTS, Lely Hayer kepada fakta-tts.com sesaat sebelum masuk ruang sidang DPRD TTS, Senin (6/7/2020).
Lely mengatakan konsep pengelolaan yang diwacanakan adalah membangun hidran umum di beberapa titik yang dilengkapi meteran. Dari hidran umum itu akan dipasang jaringan ke rumah-rumah penduduk.”jadi nanti jumlah pemakaiannya dibayar bersama oleh masyarakat yang dapat air dari hidran umum itu. Misalnya kalau dalam sebulan yang harus dibayar Rp 300 ribu maka uangnya dikumpul dari rumah-rumah yang ambil dari hidran itu,”katanya.
Pembentukan kelompok (rumah) untuk masing-masing hidran umum dikatakan perlu dibentuk untuk memudahkan pengelolaan dan penagihan rekening bulanannya.
Ditanya soal adanya  informasi bahwa untuk pengelolaan air tersebut akan dilakukan kerjasama dengan BUMDes, Lely mengatakan hal itu perlu dibahas bersama antara pemerintah desa dan PDAM kabupaten TTS.
Pihaknya belum memastikan berapa jumlah Sambungan Rumah (SR) yang akan diadakan PDAM TTS dalam mengelola air tersebut untuk kepentingan masyarakat.
Jaringan air dari desa Fat tersebut mencakup wilayah sejumlah desa di kecamatan Nunkolo yakni Fat, Hoineno dan Nunkolo.
Usai dikerjakan tahun lalu jaringan pipa dari bak penampung di desa Fat ke Hoineno dan Nunkolo beberapa kali terputus dan diperbaiki kembali.
Dari kondisi itu sehingga air hanya bisa dimanfaatkan oleh warga desa Fat sementara desa Hoineno dan Nunkolo belum normal.
Jack Benu Kadis PRKP kabupaten TTS, Senin (6/7/2020) menginformasikan pada Kamis pekan lalu masih terjadi kebocoran pada saluran pipa menuju Hoineno dan sementara diperbaiki. Sehingga belum bisa diserahkan ke PDAM TTS.
“Dalam minggu sudah selesai perbaikan untuk penyerahan.  Kebocoran hanya di jalan yang saat ini kerja,”ungkap kadis Jack melalui layanan WhatsApp.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *