PDIP TTS Road Show Lagi, Bagi Sembako & Berdayakan Petani Dimasa New Normal

oleh -502 views
Kota SoE, fakta-tts.com – Saat pandemi covid-19 mulai mengancam beberapa bulan lalu DPC PDIP kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bersama DPD PDIP provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan roadshow ke desa-desa untuk memantau dampak Covid di masyarakat sambil memberikan bantuan sembako, APD dan membeli hasil bumi warga yang tak terjual karena pasar-pasar desa ditutup Pemda TTS sebagai kebijakan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19. Dalam bingkai konsolidasi, PDIP membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid.
Tak berhenti disitu, ketika pemerintah menerapkan new normal sebagai upaya lanjutan dalam menghadapi wabah Covid, PDIP TTS bersama DPD PDIP NTT kembali melakukan roadshow ke akar rumput yang rencananya dimulai 1 Juli 2020 ini.
Dalam roadshow kali keempat ini kata Mordekay ‘Deky’ Liu, ketua DPC PDIP TTS, konsolidasi partai akan dibarengi dengan pembagian sembako kepada masyarakat dan pengurus partai hingga tingkat dusun. Paket sembako tersebut merupakan bantuan dari Herman Herry, anggota DPR RI dari PDIP, Emilia Nomleni ketua DPRD NTT yang juga adalah ketua DPD PDIP NTT dan pengurus dan fraksi PDIP kabupaten TTS.
  “Ada 5.000 paket sembako yang akan kita bagi ke KK yang tidak terdata sebagai penerima bantuan Covid baik dari Dana desa, APBD TTS, APBD NTT dan pusat. Datanya sudah kita pegang KK yang tidak mendapat bantuan Covid. Kalau untuk pengurus PDIP kita siapkan 1.300 paket sesuai jumlah pengurus PAC, ranting dan anak ranting,”katanya.
Selain pembagian sembako, kata Deky, pihaknya juga mensosialisasikan protap kesehatan kepada masyarakat dimasa new normal dan juga dilakukan upaya pemulihan ekonomi masyarakat dalam bentuk pemberdayaan petani. “Kita bantu 1000 drum air untuk kelompok tani yang sebelumnya telah kita bantu mereka mengolah kebun mereka,”katanya.
Pihaknya kata Deky sengaja menyelipkan kegiatan dibidang pertanian itu untuk memulihkan perekonomia warga. “Mungkin dari kebun yang diolah masyarakat bisa dapat penghasilan lagi dari sayuran yang ditanam, kita bantu air gratis di lokasi yang tidak ada air, sementara di titik yang ada Embung kita bantu tarik salurkan air ke lahan mereka. Drum yang kita kasih itu untuk tampung air yang disalurkan dari Embung atau sumber air yang ada disekitar kebun,”katanya.
Kegiatan membantu petani mengolah lahan kebun ini kata Deky salah satunya di desa Nifukani kecamatan Amanuban barat. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *