Pemkab TTS Minta 13 Dokter ke Menkes

oleh -1.1K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Pemerintah kabupaten (pemkab) Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam upaya untuk menempatkan dokter di 13 dari 36 puskesmas yang tanpa dokter.
Bupati TTS Egusem Pieter ‘Eppy’ Tahun,ST,MM, kepada wartawan Kamis (2/7/2029) di rumah jabatan Bupati mengatakan pihaknya telah mengajukan usulan pengisian 13 dokter di puskesmas yang tanpa dokter tersebut ke kementerian kesehatan.
“Saya sudah tanda tangan surat prmintaan ke Kemenkes untuk perekrutan Dokter PTT bagi 13 Puskesmas yang belum punya dokter,”katanya.
Jika usulan telah disetujui maka kata bupati Eppy Tahun segera dilakukan perekrutan.
Persoalan puskesmas tanpa dokter ini mencuat saat uji petik lapangan yang dilakukan DPRD TTS yang tergabung dalam pansus LKPJ Bupati tahun 2019.
Sejumlah puskesmas terakreditasi seperti Puskesmas OeEkam di kecamatan Amanuban timur ditemukan pansus tanpa dokter padahal frekuensi kunjungan pasien di puskesmas tersebut antara 700-800 orang perbulannya. Kondisi ini sudah berlangsung selama 2 tahun.
 
Bupati Eppy Tahun mengatakan kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu persoalan penting terkait kekosongan dokter di sejumlah puskesmas tersebut. Frekuensi kunjungan pasien disejumlah puskesmas juga menjadi pertimbangan lain pemkab TTS dalam menempatkan dokter di puskesmas yang ada.
 
 
Disampaikan antara frekuensi kunjungan pasien dan hitungan pembiayaan jasa dokter perlu sebanding. disampaikan terjadi ketidakseimbangan jika di satu puskesmas dengan jumlah kunjungan satu dua orang maka pemkab tempatkan dokter dengan kisaran pembiayaan perbulan mencapai lebih dari Rp 10 juta perorang.
 
Untuk itu untuk menjawab persoalan tersebut pihaknya sementara berkoordinasi dengan pihak Kemenkes agar untuk pembiayaan dokter yang akan direkrut dibiayai bukan dari APBD TTS.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *