Kapus ‘Melawan’ Pansus ?

oleh -2.2K views

Kota SoE, fakta-tts.com – Panitia khusus (Pansus) LKPJ bupati TTS tahun 2019 kecewa setelah undangan klarfikasi yang dikirim  ke 34 kepala puskesmas (kapus) tak ada satupun yang datang menemui pansus di kantor DPRD. Apakah para kapus itu sengaja melawan pansus dengan tidak mengindahkan undangan tersebut?.

“Kami tidak tahu apakah mereka yang tak mau datang atau mereka diperintahkan agar tidak datang?,”kata Marten Tualaka, ketua Pansus didampingi sekretaris pansus Semmy Sanam dan sejumlah anggota pansus kepada wartawan di kantor DPRD TTS, Senin (6/7/2020).
Marten memastikan undangan tertulis yang dikirim dua pekan lalu itu sudah diterima para kapus. Sehingga pihaknya mempertanyakan ketidakhadiran para kapus di kantor DPRD TTS.
Marten Tualaka mengatakan pihaknya membutuhkan informasi dan data tambahan dari para Kapus untuk melengkapi laporan pansus setelah melakukan uji petik lapangan.
Semmy Sanam, sekretaris pansus mencontohkan soal kebutuhan data jumlah pasien dan ketersediaan dokter di puskesmas-puskesmas yang ada.
“Misalnya yang kami butuhkan itu soal jumlah kunjungan pasien, dari data ini kan kita bisa tahu apakah puskesmas yang bersangkutan butuh dokter atau tidak, jangan sampai ada puskesmas yang pasiennya banyak tapi tidak ada dokter dan ada puskesmas yang pasiennya sedikit tapi ada dokter. saat uji petik itu kan kapus tidak ada jadi kita tidak dapat data dan informasi yang lengkap sehingga kita butuh informasi tambahan dari mereka,”kata Semmy Sanam.
Ketidakhadrian para kapus untuk memberikan klarifikasi tersebut dikatakan menjadi salah satu sebab kenapa laporan pansus belum selesai dan tak bisa disampaikan dalam paripurna hari ini.
Para kapus belum berhasil dikonfirmasi soal ketidakhadiran mereka di kantor DPRD TTS memenuhi undangan Pansus. (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *