Warga 3 Desa Penerima BLT di Fautmolo Gotong Royong Perbaiki Jalan Longsor & Tanam Pisang, Ubi

oleh -639 views
Fautmolo, fakta-tts.com – Jika di kecamatan Kokbaun warga penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) diwajibkan tanam pisang, hal serupa juga dilakukan penerima BLT di kecamatan Fautmolo, hanya saja aksi gotong royong dilakukan tak hanya tanam pisang namun warga penerima BLT di desa Oeleon, Kaeneno dan Nunukhniti diajak camat Apris Manafe untuk memperbaiki sejumlah titik longsor dan memperbaiki jalan desa yang rusak.
Camat Apris Manafe kepada fakta-tts.com, Jumat (10/7/2020) melalui layanan WhatsApp menyampaikan aksi gotong – royong tersebut dilakukan masing-masing desa dalam waktu berbeda.
“Di Kaeneno sudah 1 bulan lalu, Nunuhkniti dua Minggu lalu kalau Oeleon baru pada  Kamis 26 Juni lalu,”kata Camat Apris.
Untuk tanaman pisang dan ubi ditanam di fasikitas-fasikitas umum di desa seperti Puskesmas. Sementara di titik longsor ditanami anakan pohon Beringin dan Gamal.
“Di desa Oeleon ada 2 titik longsor dekat SDN Oeleon disitu kita tanam Gamal. Beringin di lokasi longsor yang jalan hampir putus dan jalan putus di samping kantor kecamatan, terus perbaiki jalan kabupaten yang mulai dari Kolotopen sampai pasar Oeleon itu masyarakat kerja bakti buang tanah lumpor dan ganti dengan sirtu gunung.
Terus kalau di desa Nunuhkniti longsor di jalan menuju puskesmas  itu kita tanam Gamal dan Beringin, sedangkan desa Kaeneno itu tanam ubi dan pisang di lokasi kebun desa seluas 2 hektar,”katanya.
Kegiatan tersebut tak hanya melibatkan penerima BLT namun warga lainnya. “Kalau di Nunuhkniti masyakarkat yang terlibat lebih dari 200 orang yang penerima BLT 39 orang, tiap penerima tanam dua pohon pisang,”katanya.
Dari 7 desa di Fautmolo kata camat Apris, hingga Juni kemarin baru 3 desa tersebut yang sudah mencairkan dana BLT-nya. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *