Warga Tutem Tolak Proyek Jaringan Pipa Rp 6 M Dari PK-PAM NTT

oleh -4.4K views

Tobu,fakta-tts.com – Sejumlah warga desa Tutem kecamatan Tobu kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menolak proyek pekerjaan jaringan pipa air bersih yang melintasi wilayah mereka. Pihak pemerintah kecamatan Tobu tengah mengupayakan mediasi dengan warga untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Camat Tobu, Yusak Talan kepada fakta-tts.com di Tobu, Rabu (22/1/2020) mengatakan pihaknya sudah dua kali melakukan mediasi namun belum menemui kesepakatan dengan warga.
Sehingga pada Rabu (22/1/2020) diagendakan mediasi lagi. “Hari ini mau mediasi lagi. Ini mediasi yang ketiga. Semoga hari ini bisa selesai masalahnya,”kata camat Talan sebelum menghadiri mediasi di kantor desa Tutem.
Dikatakan sejumlah warga Tutem menolak pekerjaan jaringan pipa tersebut karena mereka yang bermukim di wilayah itu tidak mendapat manfaat apapun dari proyek tersebut. Padahal selain jaringan pipa melewati wilayah desa mereka, sumber air Lipan yang menjadi sumber air untuk jaringan pipa tersebut berada di desa Tutem.
Jaringan pipa air yang mau dibangun tersebut kata camat Yusak Talan dimulai dari sumber air Lipan menuju wilayah kecamatan Molo Utara. “Warga kesal karena sumber air ada dalam wilayah mereka, pipa juga melewati wilayah mereka tapi mereka tidak terlayani air karena jaringan air itu menuju desa-desa di kecamatan Molo Utara dan wilayah lain,”kata camat Talan.
Informasi yang diperoleh camat Yusak Talan, proyek jaringan air tersebut adalah milik Satuan kerja (satker) Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum (PKPAM) provinsi NTT.(jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *