Pemkab TTS Memulai Program Inovasi Desa

oleh -1.9K views
Kota SoE,Fakta TTS-Pemerintah kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Selatan (TTS) melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) memulai program Bursa Inovasi Desa, Kamis (21/12/2017). Pembukaan pelaksanaan program tersebut dilakukan wakil bupati Drs. Obed Naitboho,M.Si di hotel Timor Megah yang dihadiri para tenaga pendamping desa ratusan kepala desa dan utusan masyarakat.
Yan Mella, ketua pelaksana kegiatan mengatakan program yang diadakan Kementerian desa tersebut untuk memperkuat aparatur desa dalam merencanakan pembangaunan desa yang menitikberatkan pada pengembangan potensi desa untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.
“Ini untuk perkuat perencanaan desa dalam pembangunan. Lewat forum bursa imovasi desa ini, desa-desa dapat bertukar ide pengembangan desa. Ini wahana mengembangkan ide berdasarkan potensi desa,”katanya.
Di bursa inovasi desa tersebut telah disiapkan sejumlah item program pembangunan desa yang terbagi dalam dua bidang pengembangan yakni bidang Sumber daya Manusia dengan 14 item pengembangan dan bidang kewirausahaan dan infrastruktur yang mencakup 31 item pengembangan.
Setiap desa diberikan kartu inovasi dan komitemen. Dalam kartu tersebut desa menulis pilihan bidang pengembagangan yang diinginkan sesuai kondisi desa yang kemudian dimasukan ke tenaga profesional desa untuk direncanakan untuk pembangunan tahun berikutnya.
Wakil bupati TTS, Drs. Obed Naitboho,M.Si aturan telah menggariskan agar desa mengelola pembangunannya sendiri dengan memaksimalkan peran aparatur dan masyarakat desa setempat. “amanat UU tentang desa, desa diberi kewenangan urus sendiri pembangunanny tapi tidak boleh seenaknya harus sesuai regulasi,”kata wabup Obed.
Dengan program Bursa inovasi desa tersebut desa diharapkan lebih mengedepankan peran masyarakat dalam mengembangkan potensi desa untuk menunjang pembangunan daerah. “Desa harus bisa membuat sesuatu yang belum ada di desa menjadi ada dengan komitmen restorasi. Perlu meniru desa lain yang buat hal positif,”katanya.
Dia juga berjarap tenaga pendamping desa bertindak profesional dalam memberikan pendampingan bagi aparat desa dalam membuat suatu perencanaan pembangunan dèsa. “pendamping profesional yang ada di desa. harus kerja tulus dalam melakukan pendampingan. Kepala desa juga harus awasi pendamping desa,”katanya.
Acara pembukaan kegiatam Bursa Inovasi desa ditandai dengan penyerahan kartu inovasi dan komitmen oleh wabup Obed Naitnoho dan pejabat yang mewakili Dandim 1621/TTS.(Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *