Farry Francis Temui Poktan  di TTS

oleh -1.4K views
Kota SoE,Fakta TTS-Farry Francis, ketua komisi V DPR RI kembali berkunjung ke kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dalam rangka kunjungan kerja sebagai wakil rakyat asal provinsi NTT di DPR RI.
Kali ini Farry dan rombongan Balai Sungai II bertemu sejumlah kelompok tani (poktan) dari kabupaten TTS dan TTU. Pertemuan terjadi di dua tempat berbeda yakni di desa Boentuka kecamatan Batu putih dan di hotel Bahagia 2 SoE.
Dalam pertèmuan di hotel Bahagia 2 SoE, anggota DPR RI asal partai Gerindra ini menanyakan kepada petani soal implementasi program bantuan irigasi pertanian yang diberikan pemerintah pusat kepada petani di TTS pada tahun sebelumnya. Para petani desa Koa kecamatan Molo barat mengaku program pengairan yang dibawa Farry tahun lalu sudah dirasakan manfaatnya. produksi lahan pertanian mereka meningkat.
Farry juga mencatat sejumlah usulan bantuan yang diminta petani dan ia berjanji akan memperjuangkan anggarannya untuk merealisasikan usulan petani.
Pada kesempatan itu Farry juga menyampaian program bantuan dana bagi sejumlah kelompok tani sebesar Rp 195 juta/kelompok tani. Bantuan tersebut kata Farry untuk mengembangkan tata guna irigasi untuk menunjang usaha pertanian poktan.
Di desa Boentuka Farry bertemu dengan petanu yang terlibat sebagai peserta Sekolah Lapang Iklim (SLI) tahap III. “Di Boentuka saya berdialog dengan peserta SLI. Mereka merasa senang karena melalui SLI para petani mendapatkan informasi dan pengetahuan baru khususnya berkaitan dengan pengamatan iklim dan hama menggunakan alat-alat ukur yang teruji. Jika selama ini untuk memulai musim tanam, para petani selalu mengandalkan petunjuk bulan dan bintang, maka saat ini mereka sudah bisa menggunakan alat ukur. Program ini saya usulkan untuk dibuat di Boentuka TTS, setelah tahun lalu dilaksanakan di Nekamese Kabupaten Kupang. Tentu sangat membantu warga agar jeli dalam menentukan masa tanam dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Dari dialog dengan peserta saya mendapatkan kesempatan untuk mendengar berbagai aspirasi mereka termasuk usulan untuk mendapatkan irigasi yang dapat menunjang produktivitas pertanian,”ungkap Farry yang sempat mengunjungi areal persawahan petani (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *