Pengusaha Hotel Inginkan Malam Kota SoE Lebih Hidup

oleh -1.8K views

Kota SoE,Fakta TTS-Wakil Bupati (wabup) Timor Tengah Selatan (TTS) Drs. Obed Naitboho,M.Si didampingi kepala badan pendapatan daerah (Bapenda) Aba L. Anie,SH Jumat (26/1/2018) pagi bertemu dengan sejumlah pengusaha jasa perhotelan, restoran dan rumah makan di ruang rapat Wakil Bupati.

Dalam pertemuan terkait pemberian penghargaan bagi mereka yang taat bayar pajak atas usaha mereka tersebut wabup Obed juga meminta para pengusaha untuk menyampaikan keluh kesah dan usul saran bagi pemda dalam rangka membangun kabupaten TTS.
Kesempatan ini langsung dimanfaatkan oleh Andi Makandolu, pemilik hotel Cahaya TTS, salah satu hotel tua di Kota SoE untuk mengungkapkan apa yang dirasa dan yang dimpikan soal kondisi Kota SoE yang merupakan pusat pemerintahan dan perputaran roda ekonomi di kabupaten TTS.
Andi mengatakan ia merasakan Kota SoE sepi dari aktifitas ekonomi di malam hari terutama diatas jam 22.00 wita atau jam 10 malam. “Orang mau cari makan di luar rumah susah sekali karena diatas jam 10 itu tidak ada warung yang buka. Lalu lintas juga sepi, jadi Kota SoE seperti mati karena sepi dari aktifitas masyarakat diluar rumah,”katanya.
Ia mengatakan posisi Kota SoE yang berada ditengah lintas utama ruas Kupang-Atambua-Timor Leste mestinya jadi potensi bagi pemda untuk melakuka sesuatu agar Kota SoE lebih hidup di malam hari karena dengan ramainya orang beraktifitas di malam hari diluar rumah maka itu akan dapat mengembangkan perputaran ekonomi warga.
“Mungkin bisa dengan sediakan lokasi warung lesehan untuk disewa pengusaha, bangun tempat tempat karaoke untuk orang santai di malam hari, Ini contoh saja atau mungkin pemda punya konsep lain. Intinya bagaimana agar Kota SoE hidup di malam hari,”kata Andi.
Wabup Obed merespon baik usulan Andi Makandolu. Ia juga mengakui kalau Kota SoE sepi di malam hari dibanding Kota lain di pulau Timor.
“Iya (kota SoE sepi di malam hari) itu betul. kawan-kawan di Kupang juga sampaikan begitu ke saya,”kata wabup Obed.
Ia mengatakan pihaknya sudah mengkonsepkan untuk membuka pasar malam dan beberapa konsep lain yang intinya menghidupkan perputaran ekonomi di Kota SoE saat malam.
Ia sempat bertanya kepada pengusaha warung makan soal jam buka warung.
Pemilik warung Bakso depan Pengadilan Negeri SoE dan pemilik rumah makan di sekitar pasar Inpres SoE mengatakan usaha mereka ditutup dibawah jam 10 malam karena sepi pengunjung dan pertimbangan keamanan. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *