PT. GIN Resmi Kelola Lahan Garam Bipolo, Bupati Ingatkan Soal Kontribusi

oleh -1.8K views
Oelamasi, Fakta TTS-Pasca penandatangan Memorandum of Understanding  (MOU) dengan Pemerintah Kabupaten Kupang, PT. Garam Indo Nasional (GIN) resmi beroperasi di lahan penggaraman desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Beroperasinya PT. GIN  ditandai dengan Groundbreaking , Senin, (02/04/2018) siang.

Pantauan media ini, Groundbreaking di lahan penggaraman Bipolo  dihadiri Direktur PT. GIN Hendra Wijaya, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, Kadis Perizinan, Yohanes Mano Asisten I, Plt. Sekda Joni Nomseoh dan Kabag Humas Kabupaten Kupang, Martha Para Ede dan masyarakat setempat .

Bupati Kupang, Ayub Titu Eki berterimakasih kepada PT. GIN yang sudah tertarik untuk berinvestasi di kabupaten Kupang. Ia meminta PT. GIN untuk bekerja dengan baik dan benar dalam mengelola lahan penggaraman Bipolo. Tak lupa bupati dua periode ini juga meminta PT. GIN untuk berkontribusi bagi Gereja, Lembaga Adat dan masyarakat di wilayah itu.

“Kalau PT. GIN kerja  dengan baik dan benar kita dukung, kalau  minta tambah luas lahan kita kasih  intinya kerja dengan baik dan benar sehingga bermanfaat bagi masyarakat,”katanya

Terkait bagi hasil pengolahan lahan penggaraman tersebut bupati Titu Eki menjelaskan sesuai MOU PT. GIN dan Pemkab Kupang, ada bagi hasil 10 persen yang didalamnya ada  untuk tuan tanah, Lembaga Adat dan Sinode GMIT yang khusus untuk pengembangan pendidikan.

Direktur PT. GIN, Hendra Wijaya kepada media ini mengatakan pihaknya siap bekerja dengan baik menunaikan isi MOU.

Hendra Wijaya mengatakan jika cuaca baik pada bulan keempat setelah beroperasi PT. GIN sudah bisa melalukan panen perdana.

“Kita optimis, hari ini alat berat sudah turun dan kerja, awalnya kita akan membuat bendungan  luar, sehingga areal dalam kering dan tidak lembek, kita buat tempat pematangan dan meja kristal. Kita target 3 bulan sudah selesai. sedangkan waktu panen tergantung cuaca panas, kalau cuaca panas panjang itu bulan agustus atau desember  sudah bisa panen,”jelasnya.

Lahan pengaraman Bipolo yang di kontrak PT. GIN seluas 100 Hektare dengan jangka waktu kontrak 30 tahun.(son)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *