Pasar Nusa-TTS Berkonsep Modern, Dikelola BumDes

oleh -1.9K views

Kota SoE,fakta-tts.com – Dinas Koperasi Perdagangan dan perindustrian (Koperindag) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT, tahun ini mendapat kucuran dana Rp 1 miliar dari Kementerian desa, daerah tertinggal dan transmigrasi untuk pembangunan fisik pasar desa Nusa di kecamatan Amanuban barat.

Ini untuk menunjang konsep pasar “One Village One Produc” atau satu pasar dengan satu produk unggulan yang diprogramkan kementerian desa.
Buah advokad adalah produk unggulan yang akan dipasarkan di pasar itu disamping produk lokal lainnya.
“Buah advokad yang menjadi produk unggulan di pasar Nusa. Ini sesuai survei tim dari kementerian,”kata kepala dinas Koperindag kabupaten TTS, Frits Benny Tobo didampingi Kepala Seksi Pengawasan Usaha Perdagangan Bidang Bina Perdagangan, Thonny Fanggidae di ruang kerjanya, Kamis (16/5/19).
Ia mengatakan
Dua los dan tujuh kios sementara dibangun bersama pelataran pasar, MCK dan sarana lainnya untuk menunjang uji coba konsep pasar tersebut. Untuk perangkat elektronik dan sarana lain yang menunjang sistim IT untuk pemasaran produk pasar tersebut akan dianggarkan tahun depan.
Jika beroperasi kata Frits Benny Tobo, pengelolaan pasar  akan diserahkan ke BumDes Nusa sesuai konsep pihak kementerian.
Saat ini pasar Nusa adalah pasar mingguan namun kata Frits rancangan kementerian dengan konsep itu, kedepan pasar tersebut harus menjadi pasar harian yang siap beroperasi melayani konsumen 24 jam. “Jadi nanti buka 24 jam karena produk yang dipasarkan disitu akan terpantau secara luas dengan sistim IT yang terpasang disitu,”katanya.
Dijelaskan fisik Pasar Nusa sementara dikerjakan CV Geo Tehknik Soe dengan progres fisik sampai Kamis (16/5/2019) sudah mencapai 20 persen.
Sesuai kontrak pekerjaan tersebut selama empat bulan terhitung 12 April sampai 9 Agustus 2019.
Hasil monitoring Dinas Koperindag bersama tim Kemendes, Frits Tobo mengatakan pekerjaan tersebut sangat berkualitas sebab perencanaan pembangunan dan desaign disiapkan oleh Koperindag dan ditawarkan ke Kemendes untuk diverifkasi dan dimasukan ke DIPA Kemendes.(mgf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *