Pemda Hidupkan Pengusaha Lokal, Ini Pesan Apaksindo TTS

oleh -1.3K views

Kota SoE,Fakta TTS- Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) Egusem Pieter Tahun dalam sejumlah kesempatan mengatakan akan memperhatikan pengusaha atau rekanan jasa kontruksi lokal dalam pengadaan barang dan jasa dalam masa Bhaktinya. Pengusaha lokal akan dihidupkan kembali.

Pernyataan tersebut kembali disampaikan staf ahli bidang ekonomi, dr. Hosiani Ini Rantau saat mewakili Bupati menyampaikan sambutan dalam Muscab I Badan Pengurus Cabang Perkumpulan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Apaksindo) kabupaten TTS di hotel Mahkota Plaza SoE, Selasa (19/3/2019).

Tema muscab perdana yang berbunyi “mengoptimalkan peran dan fungsi Apaksindo dalam meningkatkan kompetensi penyedia jasa konstruksi di kabupaten TTS” seakan menegaskan pernyataan Pemda tersebut.
“Pengusaha lokal harus tangkap peluang dari kebijakan bupati untuk menghidupkan pengusaha lokal. Untuk itu pengusaha lokal harus kerja profesional,”kata Ini Rantau.

Aparatur pemerintah yang mengurus proses pengadaan barang jasa kata Ini Rantau juga harus mendukung untuk melancarkan upaya Pemda mengembangkan pengusaha lokal.

Pihak Apaksindo TTS menghargai upaya Pemda tersebut.

Donny Gela,SH, ketua Apaksindo TTS mengatakan dengan kebijakan itu diyakini lebih dari 50 perusahaan lokal yang bernaung dibawah Apaksindo bisa kembali bergeliat. “Tiga tahun lalu tercatat ada 62 perusahaan lokal dalam Apaksindo namun banyak yang ‘mati’ (tidak beraktifitas) karena persoalan modal. ini karena tidak dapat kerja. Kebijakan ini cukup membantu pengusaha lokal, Kami sangat berterimakasih,”katanya.

Dengan kebijakan tersebut kata Gella, pengusaha lokal juga harus menjaga kepercayaan Pemda dengan cara bekerja yang benar dengab tidak mengejar keuntungan besar namun mengabaikan kualitas dan waktu kerja.
“Kita juga harus jaga nama baik, kerja prifesional. Kerja proyek dengan benar. Saya harapkan kepada kawan kawan untuk kerja memperhatikan mutu dan selesai tepat waktu. Kita harus bisa buktikan kita bisa,”katanya.

Ia berharap dalam mendukung upaya Pemda itu, aparat pengurus pengadaan barang jasa juga tidak membuat persyaratan yang bisa disiapkan pengusaha lokal. “Diharapkan pemerintah memperhatikan kemampuan pengusaha lokal juga dengan tidak memasukan persyaratan-persyaratan yang diluar batas kemampuan kami. kalau bisa dipermudah untuk bisa dijangkau pengusaha lokal,”katanya.(jmb?
_____________________
Foto: Donny Gella

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *