Petani  Masih Sulit Dapatkan Ijin Dari Dinas Perijinan TTS

oleh -1.6K views

Kota SoE,fakta-tts.com – Sejumlah warga yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Abadi desa Tubuhue kecamatan Amanuban barat kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)  merasa sulit dalam memproses ijin usaha di dinas Perijinan satu atap kabupaten TTS.

Syarat yang diberikan dinas untuk penerbitan Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) koperasi produsen hasil pertanian dirasa sulit dan prosesnya berbelit.
Persoalan ini diungkap kepada Forum Peduli Rakyat (FPR) kabupaten TTS yang kemudian menyampaikannya kepada fakta-tts.com, Selasa (23/7/2019).
Ketua FPR kabupaten TTS, Nabopolasar Bansae melalui sambungan telepon Selasa pagi mneyampaikan, permohonan penerbitan SITU- SIUP diajukan Poktan tersebut sekitar dua pekan lalu namun hingga Senin kemarin belum diperoleh.
Hasil konfirmasi warga ke dinas kata Bansae, SITU SIUP tersebut belum bisa diterbitkan karena persoalan layanan internet yang terganggu di dinas tersebut. Selain itu tambah Bansae, ada sejumlah syarat yang dirasa memeberatkan. “Dulu saya pernah urus ijin juga, kami cukup bawa KTP, akta perusahaan dan syarat lain itu sudah bisa terbit dan paling tiga hari, ini warga sudah masukan permohona lebih dari dua Minggu tapi belum ada juga, bilangnya harus bayar reklame dan ada syarat lain yang dirasa petani sulit,”kata Bansae.
Sesuai informasi dari warga kata Bansae, warga sudah melampirkan sejumlah persyaratan administrasi sesuai yang diketahui termasuk rekomendasi menteri. “Jangan sampai harus kasih uang baru lancar, kalau seperti itu maka tidak sesuai lagi dengan instruksi presiden untuk mempermudah penerbitan ijin usaha,”katanya.
Ia meminta bupati TTS untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dinas itu karena dirasa layanan publik diinstansi tersebut mengecewakan dan mengabaikan amanat pemerintah pusat. (Jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *