Polisi Temukan 1,9 Ton Beras Bulog Dalam Kamar Rumah Mandor Dolog SoE

oleh -1.1K views

Kota SoE,Fakta TTS- Aparat kepolisian dari satuan reserse dan kriminal (Reskrim) polres Timor Tengah Selatan (TTS) Jumat (12/4/2019) pagi sekitar pukul 09.00 wita menemukan tumpukan 38 karung berlogo Bulog berisi beras di dalam kamar rumah, Alfred Liunesi, mandor gudang Dolog SoE-TTS di dusun oenunu RT 032/RW 014 desa kesetnana kecamatan Molo selatan. Tiap karung berberat 50 kilogram.

Pengakuan Alfred Liunesi, saat diinterogasi polisi didampingi ketua RT Hermanus Lae bahwa beras tersebut adalah beras Operasi Pasar (OP) yang dikeluarkan dari gudang Dolog SoE malam sebelumnya. “Beras ini beras OP, saya beli dari gudang untuk saya jual dalam Operasi pasar murah, saya beli Rp 9.000/kilogram dan saya jual Rp 10.000/kilogram,”kata Alfred.
Alfred mengaku telah membayar lunas sekitar 1,9 ton beras tersebut dengan harga Rp 9.000/kilogram. Namun ketika polisi mendatangi gudang Dolog SoE terungkap kalau beras tersebut belum dibayar. Kepala gudang Dolog SoE, Erik Ndaumanu di ruang kerjanya, mengakui kalau beras belum dibayar. “Pembayaran biasanya lewat transfer,”kata Erik.
Ketika diinterogasi lebih lanjut, Alfred akhirnya mengakui kalau beras tersebut belum dibayar. Alfred sempat diminta polisi untuk  mentransfer pembayaran beras tersebut saat itu juga karena beras sudah  dikeluarkan dari gudang namun permintaan itu tidak disanggupi Alfred yang kemudian dibawa ke Mapolres TTS untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi sempat menanyakan ke kepala gudang, Erik Ndaumanu soal standar operasi pelayanan (SOP) pembelian beras OP dari gudang Dolog, namun Erik mengatakan tidak ada.
Erik mengatakan beras OP boleh dibeli masyarakat siapa saja termasuk mandor gudang Dolog. Beras OP yang dibeli Alfred kata Erik berharga Rp 8.600/kilogram, sementara Alfred mengaku beli dengan harga Rp 9.000/kilogram dan akan dijual kembali dengan harga Rp 10.000/kilogram.
Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto,DS, SIK yang dikonfirmasi Sabtu (13/4/2019) usai upacara gelar pasukan pengamanan pemilu 2019 di Mapolres TTS mengatakan penyelidikan sementara dilakukan untuk mengungkap motiv pengambilan beras dari gudang Dolog SoE tersebut.
Kapolres mengatakan kesimpulan sementara ada dugaan tindakan penyelewengan beras. (Jmb)
____________________
Foto: mandor gudang Dolog SoE, Alfred Liunesi (kanan) menyaksikan pemeriksaan beras di kamar rumahnya oleh anggota polisi polres TTS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *