Jasa Pengiriman Pos Indonesia Mengecewakan Konsumen di Kesetnana

oleh -6.9K views
Kota SoE, fakta-tts.com – Layanan jasa pengiriman kantor Pos Indonesia mengecewakan Yared, konsumen yang tinggal di desa Kesetnana kecamatan Molo selatan kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi Nusa Tengga Timur (NTT).
Kepada fakta-tts.com, Rabu (8/1/2020) Yared mengatakan ada sejumlah alasan yang membuat ia kecewa dengan layanan jasa pengiriman pos Indonesia, pertama, paket barang kilat khusus yang dipesan hampir sebulan belum juga diterima. Alasan berikut fasilitas pengiriman yang dibayar adalah kilat khusus namun belakangan diketahui kalau pengiriman menggunakan fasilitas biasa.
Yared menjelaskan barang
dari Surabaya sudah masuk ke kantor pos Surabaya pada 11 Desember 2019 kemudian mulai dikirim pos Surabaya pada 13 Desember 2019 namun hingga 8 Januari 2020 barang belum juga diterima.
Ia merasa aneh karena fasilitas pengiriman yang dibayar adalah kilat khusus dengan jangka waktu pengiriman antara 4 hingga barang 5 hari barang diterima, namun sudah lebih dari seminggu barang tak kunjung diterima. “Sesuai resi pengiriman paket barang yang saya dapat dari pos Indonesia bahwa barang akan diterima dalam 4 sampai 5 hari, namun sampai sekarang belum saya terima,”katanya.
Karena merasa aneh karena setelah lima hari barang belum juga diterima, Ia kemudian menghubungi salah satu kenalannya di kantor Pos Indonesia cabang SoE. Konfirmasi yang diperoleh ternyata proses pengiriman paket barang itu bukan menggunakan fasilitas kilat khusus namun pengiriman biasa atau trucking. “Saya kecewa karena yang saya bayar kilat khusus tujuannya saya ingin barang cepat saya terima karena mau digunakan akhir Desember itu, tapi sudah lebih dari satu Minggu barang tidak diterima saya cek ke teman di kantor pos Soe bilang bahwa barang dikirim fia laut, pengiriman biasa, karena gagal xtray. Anehnya Kenapa saat mau dialihkan tidak kasih informasi ke saya,  saya bayar Rp 700 ribu lebih untuk kilat khusus tapi dikirim pakai pengiriman biasa yang memakan waktu, saya dirugikan,”katanya.
Pihak Pos Indonesia yang dikonfirmasi melalui M.Ulinnuha Abdurrazaq, manajer pelayanan Pos Indonesia SoE, Rabu pagi menyampaikan pengalihan fasilitas pengiriman itu biasanya disampaikan ke pengirim namun ia tidak tahu apakah hal itu dilakukan oleh kantor pos Surabaya sebagai pengirim atau tidak.
Ia menjelaskan fasilitas kilat khusus biasanya hanya membutuhkan waktu 4 – 5 hari untuk pengiriman Surabaya-Kupang,NTT namun untuk fasilitas biasa yang menggunakan jalur laut-darat biasanya membutuhkan waktu satu bulan.
“Kilat khusus normalnya empat sampai lima hari, paket biasa kurang lebih satu bulan, itu normalnya.
Biasanya pengalihan fasilitas itu diinformasikan ke pengirim, kami disini seperti itu,”katanya.
Setelah di cek status pengiriman paket milik Yared tersbeut, Ulinnuha menyampaikan bahwa posisi paket Yared kini dalam perjalanan laut dari Surabaya ke Ende. Dari Ende ke Maumere baru ke Kupang kemudian dikirim lewat perjalanan darat ke SoE,TTS. “Kami tidak bisa pastikan kapan barang bisa diterima karena kami hanya kantor pos penerima,”katanya.
Soal kerugian yang diungkap Yared, Ulinnuha tak berkomentar karena pihaknya hanya sebagai kantor tujuan pengiriman. (Jmb)
___________
Foto : M.Ulinnuha Abdurrazaq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *