Kasus Lanscape Kantor Bupati, Penyidik Kembali Tunggu BPKP

oleh -3.3K views

Kota SoE,Fakta TTS-Gencarnya proses penyidikan kasus dugaan korupsi dana pembangunan lanscape kantor bupati TTS sebesar Rp 3,4 miliar kembali terhenti sementara setelah dilakukan pemeriksaan saksi.
Penyidik kembali menanti hasil Perhitungan Kerugian Negara yang dilakukan BPKP NTT. Perhitungan Kerugian negara ini sebelumnya sudah pernah dilakukan BPKB NTT tahun lalu dan saat itu pihak kepolisian menyampaikan besar kerugian negara dalam proyek itu sebesar Rp 600-an juta akibat kekurangan volume fisik pekerjaan.
Belum diperoleh konfirmasi resmi alasan penghitungan kerugian negara ini dihitung ulang oleh BPKP NTT namun kabarnya ada fakta baru yang diperoleh penyidik dari pemeriksaan sejumlah saksi yang dilakukan maraton pekan lalu itu.
“kelanjutan prosesnya, kita masih tunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP,”kata kasatreskrim Polres TTS, Iptu Jamari, Kamis (8/8/2018).

Ia menjelaskan proses pemeriksaan saksi untuk sementara dianggap selesai, jika dari hasil Perhitungan kerugian negara itu dimungkinkan ada pemeriksaan tambahan baru dilakukan pemeriksaan lagi.

Hingga permohonan perhitungan kerugian negara diajukan ke BPKP NTT pekan lalu sudah 10 orang saksi yang diperiksa termasuk Pokja pelelangan proyek dan Juarin, rekanan penyedia jasa dari PT Marga Madu Indah.

Juarin kini tidak berada lagi di wilayah kabupaten TTS. Informasi dari tetangganya di desa Kesetnana kecamatan Molo selatan bahwa sejak kasus itu mencuat sekitar tiga tahun lalu Juarin kembali ke daerah asalnya di Tuban-Jawa Timur.
Juarin adalah salah satu saksi kunci dalam mengungkap kasus tersebut.
kabarnya usai diperiksa pekan lalu Juarin langsung pulang ke Tuban. (jmb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *